Kebakaran di Bromo Capai 10 Hektare, Tiga Pintu Masuk Wisata Ditutup

57 menit yang lalu 3
Kebakaran di Bromo Capai 10 Hektare, Tiga Pintu Masuk Wisata Ditutup Foto udara sejumlah petugas berupaya memadamkan kebakaran rimba di Blok Bantengan, area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026).( ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

KEBAKARAN rimba dan lahan (karhutla) di area wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, tetap belum sukses dipadamkan. Luas area nan terbakar diperkirakan telah membengkak hingga mencapai 10 hektare, memicu tim campuran terus berpacu dengan waktu memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, membeberkan bahwa hingga sekarang kobaran api tetap terus meluas dipicu embusan angin kencang serta hamparan ilalang kering nan mudah terbakar.

"Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kondisi hari ini titik api tetap belum padam, sehingga petugas terus melakukan upaya pemadaman ke sejumlah titik api," kata Oemar di Probolinggo, Rabu (5/8).

Guna menjinakkan si jago merah, personel campuran nan terdiri atas Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Jatim, Perhutani, TNI/Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Agen Bencana Jatim, hingga relawan dan masyarakat setempat terus diterjunkan ke titik api.

Namun, upaya pemadaman di lapangan menemui hambatan teknis akibat minimnya sarana pendukung.

"Alat pemukul api (kepyok) nan dimiliki petugas sudah rusak semua lantaran digunakan secara masif saat memadamkan karhutla, namun petugas tetap memadamkan api dengan menggunakan ranting pohon nan ada," tuturnya.

Selain ranting pohon, petugas memanfaatkan backpack sprayer untuk menyemprotkan air serta membikin jalur penyekatan agar titik api tidak makin merembet ke vegetasi lain. Oemar menambahkan, perkiraan luas kebakaran nan sebelumnya tercatat 7,9 hektare sekarang melonjak jadi 10 hektare dan tetap berpotensi bertambah.

Akses Wisata Ditutup Sebagian

Buntut dari karhutla nan tak kunjung padam, Balai Besar TNBTS mengambil tindakan tegas dengan menutup sebagian pintu masuk area wisata Gunung Bromo demi keselamatan para pengunjung.

Tiga akses masuk resmi nan ditutup total sejak Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga pemisah waktu nan belum ditentukan ialah pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta pintu masuk Senduro di Kabupaten Lumajang.

Meski demikian, visitor tetap diizinkan berjamu ke Gunung Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, dengan batas area kunjungan nan sangat terbatas. (Ant/P-4)

Selengkapnya