Kecepatan Ferrari Terbuang Sia-sia, Lewis Hamilton Frustrasi Finis P5 di GP Hungaria

6 jam yang lalu 5
Kecepatan Ferrari Terbuang Sia-sia, Lewis Hamilton Frustrasi Finis P5 di GP Hungaria Lewis Hamilton mengungkapkan rasa frustrasinya setelah penalti dan kesalahan strategi menggagalkan potensi podium Ferrari di F1 GP Hungaria.(Formula 1)

LEWIS Hamilton kudu meratapi hasil mengecewakan pada F1 GP Hungaria setelah hanya bisa finis di posisi kelima (P5). Berbagai hambatan di lintasan membikin pebalap asal Inggris tersebut kandas mengonversi kecepatan impresif mobil Ferrari menjadi raihan podium.

Hamilton sebenarnya berkesempatan besar merebut podium setelah mengamankan posisi kedua di kualifikasi, hanya terpaut 0,012 detik dari Lando Norris nan meraih pole position. Namun, dia dijatuhi penalti turun tiga posisi grid akibat menghalangi Oscar Piastri di sesi kualifikasi akhir.

Memulai balapan dari posisi kelima dengan ban soft, Hamilton sempat terlibat duel sengit melawan Max Verstappen. Peluang podium kembali terbuka saat dia melakukan pit stop di bawah periode Virtual Safety Car (VSC). Kendati demikian, dia terpaksa memberikan posisi ketiga kepada Kimi Antonelli untuk menghindari hukuman akibat menyalip dalam kondisi VSC.

Peluangnya kian tertutup setelah dia dijatuhi penalti waktu lima detik akibat melampaui pemisah kecepatan di area pit (speeding in the pit lane). Akibat penalti tersebut, posisi Hamilton melorot ke ranking kelima di belakang rekan setimnya, Charles Leclerc.

"Jelas frustrasi, kecewa pulang membawa hasil nan begitu sedikit, padahal mobilnya bagus," ujar Hamilton. "Tim melakukan pekerjaan nan luar biasa, namun pada akhirnya beberapa balapan terakhir ini berbobot mahal akibat kesalahan dari diri saya sendiri."

"Secara keseluruhan biasa saja. Tidak sempurna dari sisi saya, jadi saya betul-betul kudu bekerja keras untuk mencoba mencari tahu gimana saya bisa melakukan nan lebih baik di paruh kedua," tambahnya mengenai pertimbangan paruh pertama musim ini.

Leclerc Turut Kecewa dengan Hasil Ferrari

Rekan setimnya, Charles Leclerc, juga merasa lesu lantaran Ferrari kandas memanfaatkan potensi awal mereka di Hungaroring. Leclerc meleset dari podium ketiga berturut-turut meskipun mengawali balapan dari baris terdepan.

Leclerc kehilangan beberapa posisi saat start dan sempat menyarankan strategi alternatif. Namun, dia akhirnya tetap menjalankan strategi tiga kali pit stop seperti Hamilton dan naik ke posisi keempat setelah penalti Hamilton diterapkan.

"Saya tahu itu adalah momen kritis dalam balapan dan sayangnya saya telah melakukan prosedur nan benar, tetapi untuk beberapa alasan... Kita semua mengatur setelan mobil ke tingkat tertentu untuk cengkeraman (grip) nan kita harapkan, dan untuk argumen apa pun nan perlu kita analisis, kita telah menilai terlalu tinggi cengkeraman nan ada di sisi dalam," jelas Leclerc mengenai lap pembuka.

"Kita perlu memahami. Hari Jumat khususnya sangat positif, tetapi saya pikir Mercedes saat itu hanya menjalankan mode mesin nan sangat rendah dan kemudian mereka tampak memperoleh banyak peningkatan performa," tambahnya. (Formula 1/Z-2)

Selengkapnya