Kekeringan Melanda 6 Desa di Bekasi, BPBD dan PMI Distribusikan Ratusan Ribu Liter Air Bersih

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX
Kekeringan Melanda 6 Desa di Bekasi, BPBD dan PMI Distribusikan Ratusan Ribu Liter Air Bersih Penyaluran air bersih bagi penduduk terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi terus diperluas ke 6 desa pada 3 kecamatan dengan total support mencapai 575.000 liter.(Doc BPBD)

PENYALURAN air bersih bagi penduduk terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus diperluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi berbareng Palang Merah Indonesia (PMI) setempat telah melayani 20 titik pengedaran air bersih di 6 desa pada 3 kecamatan dengan total support mencapai 575.000 liter hingga Minggu (12/7).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi mengatakan, penyaluran air bersih terus dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat seiring memasuki puncak musim kemarau nan diperkirakan berjalan hingga September 2026.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Distribusi air bersih dilakukan berasas hasil asesmen serta permohonan dari pemerintah desa agar masyarakat nan mengalami kesulitan air bersih dapat segera terlayani," ujar Dodi dalam keterangannya, Selasa (14/7).

Berdasarkan info BPBD, sebanyak 2.416 kepala family (KK) terdampak kekeringan, sementara wilayah terdampak mencakup 6 desa di 3 kecamatan, ialah Cibarusah, Serang Baru, dan Bojongmangu.

Adapun desa nan menjadi letak penyaluran air bersih meliputi Desa Ridogalih di Kecamatan Cibarusah, Desa Nagasari di Kecamatan Serang Baru, serta Desa Sukamukti, Sukabungah, Medalkrisna, dan Karang Indah di Kecamatan Bojongmangu. Seluruhnya tersebar di 20 titik pengedaran nan menjadi prioritas penanganan BPBD.

Menurut Dodi, dalam pelaksanaannya, pihaknya tidak bekerja sendiri. Dari total 575.000 liter air bersih nan telah disalurkan, BPBD mendistribusikan 380.000 liter, adapun PMI 170.000 liter, dan Delta Mas memberikan support sebanyak 25.000 liter.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, Perumda Tirta Bhagasasi sebagai penyedia air bersih, lembaga kemanusiaan, dan sektor swasta menjadi aspek krusial dalam mempercepat penanganan akibat kekeringan, terutama di wilayah nan setiap tahun mengalami keterbatasan pasokan air bersih saat musim kemarau.

Selain menyalurkan support air bersih, BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta perangkat wilayah mengenai untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan pengedaran support melangkah tepat sasaran.

BPBD Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara irit selama musim tandus serta segera melaporkan kepada pemerintah desa alias BPBD andaikan mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

"Kami memastikan personel, armada, dan stok air bersih tetap siaga. Jika ada wilayah baru nan terdampak, pengedaran bakal segera dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," pungkasnya. (AK)

Selengkapnya