ARTICLE AD BOX
Lirik Lagu Jamais Vu - BTS.(Dok. YouTube)
JAMAIS Vu merupakan lagu BTS nan dibawakan oleh Jin, J-Hope, dan Jungkook. Lagu ini menggambarkan seseorang nan berulang kali mengalami kegagalan, rasa sakit, dan kekecewaan, tetapi tetap berupaya bangkit untuk memperbaiki semuanya.
Istilah jamais vu berasal dari bahasa Prancis nan berfaedah “tidak pernah melihat”. Kondisi ini merupakan kebalikan dari deja vu. Seseorang sebenarnya pernah mengalami suatu kejadian, tetapi kejadian tersebut terasa asing seolah-olah baru pertama kali terjadi.
Dalam lagu ini, rasa sakit nan terus berulang tetap terasa seperti pengalaman pertama. Tokoh dalam lagu berambisi kehidupannya dapat melangkah seperti sebuah permainan: ketika kalah alias melakukan kesalahan, dia cukup menekan tombol load dan mengulangnya dari awal. Namun, kehidupan nyata tidak semudah itu.
Berikut lirik lagu Jamais Vu dalam romanisasi Latin beserta terjemahan bahasa Indonesianya.
Lirik Jamais Vu - BTS dan Terjemahannya
Tto jyeobeorin geot gata
Neon hwaga na boyeo
Areundaeneun game over, over, over
Sepertinya saya kembali mengalami kekalahan.
Kau terlihat sedang marah.
Tulisan “game over” terus terbayang-bayang.
Manyak geimiramyeon
Tto loadhamyeon doegetjiman
I guess I gotta deal with this, deal with this
Real world
Seandainya ini hanyalah sebuah permainan,
aku mungkin bisa memuat ulang semuanya.
Namun, sepertinya saya kudu menghadapi semua ini,
di bumi nyata.
Ay, uh
Charari geimimyeon joketji
Neomu apeunikka
I need to heal my medic
But I’m another star
Ay, uh.
Mungkin bakal lebih baik jika ini hanyalah permainan,
karena rasa sakitnya terlalu nyata.
Aku memerlukan seseorang untuk menyembuhkanku.
Namun, saya kembali menjadi pemain nan berbeda.
Wanbyeokhaji motaetdeon nareul tathae
Brake in my head, brake in my step, always
Geujeo jalhago sipeotgo
Utge haejugo sipeonneunde
Please give me a remedy
Aku menyalahkan diriku nan tidak bisa menjadi sempurna.
Selalu ada sesuatu nan menghentikan pikiran dan langkahku.
Padahal saya hanya mau melakukan semuanya dengan baik.
Aku hanya mau membuatmu tersenyum.
Tolong berikan saya sebuah penawar.
Meomchwobeorin simjangeul ttwige perihal remedy
Sebuah penawar nan dapat membikin jantungku nan terhenti kembali berdetak.
Ije eotteoke haeya hae
Nal sallyeojwo dasi gihoereul jwo
Please give me a
Apa nan kudu kulakukan sekarang?
Selamatkan saya dan berikan saya kesempatan sekali lagi.
Tolong berikan aku-
A remedy, a melody
Ojik naegeman namgyeojil geu memory
Sebuah penawar, sebuah melodi.
Kenangan nan hanya bakal tersisa untukku.
Ijjeumeseo geumanhamyeon
Kkeobeorimyeon modeun ge da pyeonhaejilkka
Apabila saya berakhir sampai di sini,
apakah semuanya bakal terasa lebih mudah jika saya mematikannya?
Gwaenchanjiman gwaenchanji ana
Iksukhadago honjanmalhaetjiman
Neul cheoeumin geotcheoreom apa
Aku baik-baik saja, tetapi sebenarnya saya tidak baik-baik saja.
Aku berbicara kepada diriku sendiri bahwa saya sudah terbiasa.
Namun, rasa sakitnya selalu terasa seperti pertama kali.
Bujokhan gamer, maja nal control motaji
Gyesok apa ’cause sihaengchagowa oman gaji
Aku memang pemain nan buruk, saya apalagi tidak bisa mengendalikan diriku sendiri.
Aku terus merasa sakit lantaran kesalahan, kegagalan, dan ribuan persoalan lainnya.
Nae norae gasa, momjit hana
Mal hanmadi da nae misigame museowojigo
Setiap lirik laguku, setiap aktivitas tubuhku,
bahkan setiap kata nan kuucapkan membuatku takut lantaran emosi asing itu.
Tto neul domanggaryeo hae
But jamne, geuraedo nega
Sekali lagi, saya selalu mencoba melarikan diri.
Namun, kau tetap menahanku.
Nae geurimjaneun keojyeogado nae samgwa neon equal sign
So nae remedyneun your remedy
Meskipun bayanganku terus membesar, kau dan hidupku tetap mempunyai tanda nan sama.
Jadi, penawar untukku juga merupakan penawar untukmu.
Please give me a remedy
Tolong berikan saya sebuah penawar.
Meomchwobeorin simjangeul ttwige perihal remedy
Sebuah penawar nan dapat membikin jantungku nan terhenti kembali berdetak.
Ije eotteoke haeya hae
Nal sallyeojwo dasi gihoereul jwo
Please give me a
Apa nan kudu kulakukan sekarang?
Selamatkan saya dan berikan saya kesempatan sekali lagi.
Tolong berikan aku-
Remedy
Tto dasi ttwigo, tto neomeojigo
Penawar.
Aku kembali berlari, kemudian kembali terjatuh.
Honestly
Sueopsi banbokdoendaedo
Nan tto ttwil georago
Sejujurnya,
meskipun semua ini terulang berkali-kali,
aku bakal tetap kembali berlari.
So give me a remedy
Jadi, berikan saya sebuah penawar.
Meomchwobeorin simjangeul ttwige perihal remedy
Sebuah penawar nan dapat membikin jantungku nan terhenti kembali berdetak.
Ije eotteoke haeya hae
Nal sallyeojwo dasi gihoereul jwo
Please give me a remedy
Apa nan kudu kulakukan sekarang?
Selamatkan saya dan berikan saya kesempatan sekali lagi.
Tolong berikan saya sebuah penawar.
Seonggonginga, dorawasseo
Apakah kali ini berhasil? Aku kembali lagi.
Meomchwobeorin simjangeul ttwige perihal remedy
Sebuah penawar nan dapat membikin jantungku nan terhenti kembali berdetak.
Jipjunghaeseo kkok nege dako malgesseo
Tteoreojigo, neomeojigo
Aku bakal terus konsentrasi hingga akhirnya dapat menggapaimu.
Meskipun saya kembali jatuh dan tersungkur.
Ije eotteoke haeya hae
Apa nan kudu kulakukan sekarang?
Iksukhan apeumi ttokgachi nal deopchyeo
Rasa sakit nan sudah kukenal kembali menghantamku dengan langkah nan sama.
Nal sallyeojwo
Tolong selamatkan aku.
Ibeonedo swipji ana
Kali ini pun semuanya tidak mudah.
Dasi gihoereul jwo
Berikan saya kesempatan sekali lagi.
Gwandul geonyago? No, no never
Kau bertanya apakah saya bakal berhenti? Tidak, tidak bakal pernah.
I won’t give up
Aku tidak bakal menyerah.
Makna Lagu Jamais Vu - BTS
Secara keseluruhan, lagu “Jamais Vu” bercerita tentang seseorang nan terus menghadapi kesalahan dan kegagalan nan sama. Walaupun kejadian tersebut sudah berulang kali dialami, rasa sakitnya tidak pernah betul-betul menjadi biasa. Setiap kegagalan tetap terasa menyakitkan seperti saat pertama kali terjadi.
Kehidupan Diibaratkan seperti Sebuah Permainan
Pada bagian awal, kehidupan digambarkan seperti sebuah video game. Ketika seseorang kalah dalam permainan, dia dapat memulai ulang alias memuat info sebelumnya. Kesalahan nan dilakukan tidak selalu mempunyai akibat permanen.
Namun, kehidupan nyata tidak mempunyai tombol “restart” alias “load”. Setiap keputusan membawa akibat nan kudu dihadapi. Karena itu, tokoh dalam lagu berbicara bahwa dia kudu menghadapi semuanya di “real world” alias bumi nyata.
Perumpamaan ini menunjukkan kemauan manusia untuk menghapus kesalahan dan kembali ke masa sebelum semuanya menjadi rumit.
Merasa Tidak Pernah Cukup Sempurna
Tokoh dalam lagu menyalahkan dirinya sendiri lantaran tidak bisa menjadi sempurna. Padahal, dia hanya mau memberikan nan terbaik dan membikin seseorang tersenyum.
Perasaan tersebut menggambarkan tekanan nan muncul ketika seseorang merasa dirinya selalu kurang. Ia mungkin sudah berupaya keras, tetapi kesalahan mini tetap membuatnya merasa gagal. Akibatnya, pikirannya seolah terhenti dan langkahnya menjadi semakin berat.
“Remedy” sebagai Simbol Penyembuhan
Kata remedy berarti obat, penawar, alias sesuatu nan bisa menyembuhkan. Dalam lagu ini, remedy tidak hanya merujuk pada obat secara fisik. Remedy menjadi simbol harapan, dukungan, kesempatan kedua, dan argumen untuk kembali melanjutkan hidup.
Tokoh dalam lagu merasa jantungnya telah berakhir lantaran kegagalan dan rasa sakit. Karena itu, dia memerlukan sebuah “remedy” nan bisa membikin hatinya kembali hidup dan memberinya keberanian untuk mencoba sekali lagi.
Sosok “kau” dalam lagu juga dapat dimaknai sebagai orang nan dicintai, para penggemar, sahabat, alias siapa pun nan menjadi sumber kekuatan ketika seseorang nyaris menyerah.
Terlihat Baik-baik Saja, tetapi Sebenarnya Tidak
Salah satu bagian paling emosional dalam lagu ini terdapat pada kalimat:
“Gwaenchanjiman gwaenchanji ana.”
Kalimat tersebut berfaedah seseorang mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja, padahal sebenarnya tidak. Ia mencoba meyakinkan diri bahwa rasa sakit tersebut sudah biasa. Namun, setiap kali rasa sakit itu datang, perasaannya tetap hancur seolah-olah baru pertama kali mengalaminya.
Bagian ini menggambarkan kondisi nan banyak dialami seseorang ketika menyembunyikan masalahnya. Dari luar dia terlihat tenang dan kuat, tetapi di dalam dirinya terdapat ketakutan, kelelahan, serta rasa kecewa nan belum selesai.
Gagal, Bangkit, dan Kembali Berlari
Walaupun dipenuhi rasa sakit, “Jamais Vu” bukanlah lagu tentang menyerah. Bagian akhirnya justru menyampaikan tekad untuk terus berjuang.
Tokoh dalam lagu menyadari bahwa dirinya mungkin bakal kembali berlari, terjatuh, dan mengulangi kesalahan. Namun, dia tetap memilih untuk bangkit. Bahkan ketika seseorang bertanya apakah dia bakal berhenti, jawabannya tegas:
“No, no never. I won’t give up.”
Pesan tersebut menunjukkan bahwa keberanian bukan berfaedah tidak pernah gagal. Keberanian adalah kesediaan untuk kembali mencoba meskipun seseorang mengetahui bahwa dia mungkin bakal terluka lagi.
Kesimpulan
Jamais Vu merupakan lagu tentang kegagalan, ketakutan, dan kemauan untuk mendapatkan kesempatan kedua. Lagu ini menggambarkan kehidupan sebagai permainan nan tidak mempunyai tombol untuk mengulang masa lalu. Setiap kesalahan kudu dihadapi, dan setiap rasa sakit kudu dijalani.
Namun, di kembali kesedihannya, lagu ini juga membawa pesan penuh harapan. Seseorang mungkin terjatuh berkali-kali, merasa tidak sempurna, dan menganggap dirinya telah kalah. Akan tetapi, selama tetap mempunyai argumen untuk bangkit, dia dapat kembali berlari.
Pada akhirnya, Jamais Vu mengajarkan bahwa rasa sakit nan berulang memang dapat terasa seperti luka baru. Meski demikian, menyerah bukanlah satu-satunya pilihan. Selalu ada kesempatan untuk kembali berdiri dan berkata, I won’t give up. (Spotify/Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·