Keputusan IMO soal Selat Hormuz Buat Iran dan AS Gigit Jari

3 jam yang lalu 5
Keputusan IMO soal Selat Hormuz Buat Iran dan AS Gigit Jari Selat Hormuz.(BBC)

ORGANISASI Maritim Internasional (IMO) menolak usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Iran untuk mengenakan biaya bagi kapal nan melalui Selat Hormuz lantaran biaya semacam itu tidak sesuai dengan norma internasional.

"Jika perihal itu tidak sesuai dengan norma internasional dan jika tidak mempunyai dasar nan kuat untuk betul-betul diberlakukan; maka perihal tersebut tidak dapat diterapkan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) IMO Arsenio Dominguez dalam wawancara dengan Kyodo News di London, Kamis (23/7).

Sejak Juni, badan PBB itu mulai mengevakuasi kapal-kapal nan terjebak di area Selat Hormuz, tetapi operasi pemindahan itu segera dihentikan setelah terjadi serangan terhadap kapal dagang. Sekitar 500 kapal dilaporkan tetap terjebak di area tersebut.

Dominguez mengatakan pemindahan hanya dapat dilanjutkan jika Iran dan Amerika Serikat dapat memberikan agunan bahwa kapal-kapal tidak bakal menjadi sasaran serangan.

Dia juga mengungkapkan telah ada pembahasan mengenai kerangka baru bagi IMO untuk memantau Selat Hormuz berbareng Iran dan Oman. Meski demikian, hingga sekarang belum ada usulan resmi nan diajukan mengenai sistem tersebut.

Dominguez turut menyoroti meningkatnya ketegangan di Laut Merah, setelah golongan Houthi di Yaman nan didukung Iran mengumumkan blokade maritim terhadap kapal-kapal berangkaian dengan Arab Saudi.

Menurut dia, pelayaran internasional tidak semestinya dijadikan perangkat dalam bentrok geopolitik. "Transportasi laut tidak semestinya dijadikan sandera dalam bentrok geopolitik apa pun," ujar Dominguez.

Dia menambahkan Asia menjadi salah satu area nan paling terdampak akibat ketidakstabilan di Selat Hormuz, lantaran berjuntai pada impor minyak mentah dari Timur Tengah.

Dominguez juga menilai Jepang, sebagai negara maritim, dapat memainkan peran nan sangat aktif dalam membantu meredakan ketegangan dan memfasilitasi perundingan antara pihak-pihak bertikai. (Ant/P-3)

Selengkapnya