Pemimpin klasemen F1 Kimi Antonelli dijatuhi penalti turun tiga posisi di GP Hungaria akibat pelanggaran bendera kuning saat kualifikasi. Simak detailnya!(Formula 1)
PEMIMPIN klasemen sementara Formula 1, Kimi Antonelli, dijatuhi penalti turun tiga posisi start (grid penalty) untuk balapan F1 Grand Prix Hungaria. Sanksi ini diberikan menyusul pelanggaran patokan nan dilakukannya pada sesi kualifikasi Sabtu.
Dalam investigasi seusai kualifikasi, Antonelli terbukti tidak cukup memperlambat laju mobilnya saat bendera kuning dikibarkan akibat mobil Red Bull milik Max Verstappen terpeleset (spin) di Q3. Tindakan ini melanggar Lampiran H, Pasal 2.5.5 b) dari Kode Olahraga Internasional serta Pasal B1.8.4a dari Peraturan F1 FIA.
Sebelumnya, pebalap asal Italia tersebut mengamankan posisi kualifikasi keempat. Ia sempat naik ke posisi ketiga menyusul balasan penalti tiga posisi nan juga diterima Lewis Hamilton akibat menghalangi pebalap McLaren, Oscar Piastri.
Namun, akibat penalti ini, Antonelli kudu merosot ke posisi start ketujuh (P7) pada balapan hari Minggu. Hal ini memperberat tugasnya untuk memperlebar kelebihan di puncak klasemen pebalap.
Setelah meninjau seluruh bukti, arsip resmi stewards menjelaskan argumen di kembali keputusan tersebut:
"Pebalap Mobil 12 (Antonelli) menyatakan bahwa saat memandang bendera kuning dan panel lampu, dia melepas pedal gas lebih awal dibandingkan lap tercepat sebelumnya. Hal ini terverifikasi oleh telemetri."
"Namun, pengurangan kecepatan hanya terjadi dalam lama nan sangat singkat. Bahkan, kecepatan mobil saat melewati letak kejadian nan melibatkan Mobil 3 (Verstappen) sedikit lebih tinggi dibandingkan lap tercepat sebelumnya."
"Waktu mini sector-nya hanya lebih lambat 0,03 detik dari waktu terbaiknya. Meskipun dia melepas gas 16 meter lebih awal dan melaju 14 km/jam lebih lambat saat memasuki sektor bendera kuning, kecepatannya justru 3 km/jam lebih sigap saat melewati titik letak kejadian lantaran pengereman nan lebih sedikit saat memasuki tikungan."
Pihak perwakilan FIA mencatat bahwa pengurangan kecepatan di mini sector tersebut kurang dari 1 persen. Stewards menilai kejadian ini berbeda dari kasus lain nan tidak berujung sanksi, lantaran tidak ada perbedaan kecepatan nan signifikan dibandingkan waktu tercepat sebelumnya.
"Hukuman nan direkomendasikan berasas pedoman penalti untuk pelanggaran ini adalah penurunan lima posisi start. Namun, sebagai keringanan, kami mempertimbangkan bahwa pebalap memang melakukan pengurangan kecepatan, meskipun menurut penilaian kami tidak memadai dan tidak dipertahankan. Selain itu, pebalap mempunyai waktu dan jarak nan terbatas untuk bereaksi. Oleh lantaran itu, hukuman nan lebih ringan diterapkan," tulis arsip stewards.
Selain penalti posisi start, Antonelli juga menerima peringatan (warning) dari stewards atas kejadian terpisah dalam sesi kualifikasi lantaran mengemudi terlalu lambat tanpa argumen nan jelas saat kembali ke pit (in-lap). (Formula 1/Z-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·