ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Meski datang dengan kekuatan minimalis, kontingen Banten sukses mengguncang Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Presiden 2026.
Membawa hanya 7 orang atlet, tim Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Perwakilan Pusat (Perwapus) Banten sukses menyapu bersih lencana nan diikuti.
Seluruh pesilat nan diasuh pembimbing kontingen Banten, Edwin Saputra, sukses naik ke atas podium. Mereka membawa pulang enam lencana emas dan satu lencana perak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami hanya mengirim sedikit atlet lantaran kuota nan kami dapatkan memang sangat mepet. Tapi alhamdulillah, dari tujuh orang nan berangkat, semuanya sukses juara," ujar Edwin.
Kontingen Banten menurunkan seluruh atletnya pada kategori seni. Kategori ini menuntut kesempurnaan koreografi, kemantapan fisik, serta ketahanan mental di hadapan majelis juri.
"Fokus kami terutama pada mental, fisik, dan juga gerakan. Karena dalam kategori seni, poin utama nan dilihat oleh juri adalah kebenaran jurus dan kemantapan mobilitas atlet saat tampil," ucap Edwin.
Mutiara Eka Nur Jannah (18), pesilat kategori remaja nan turun di kelas prestasi, tampil matang. Gadis asal Kota Tangerang nan duduk di bangku kelas 3 SMA ini meraih lencana emas.
"Kemarin itu saya sudah main di kelas remaja untuk kategori prestasi. Alhamdulillah, berkah latihan keras bisa dapat juara satu juga," ucap Mutiara kepada CNN Indonesia, Minggu (28/6).
Langkah manis Mutiara diikuti pesilat usia awal nan turun di kelas pemasalan, seperti Nur Alifa Ramadhani, Mahira, serta Aliza Gulbano Humaira nan membawa pulang lencana perak.
"Ini pengalaman pertama saya ikut di turnamen CNN Indonesia, rasanya sempat grogi sedikit saat mau naik ke matras, tapi berterima kasih tetap bisa bawa pulang piala," kata Aliza.
Keberhasilan memborong lencana ini diharapkan Edwin menjadi batu loncatan berbobot bagi masa depan akademik para atlet muda Banten melalui jalur prestasi.
"Terima kasih CNN Indonesia sudah memfasilitasi kami para praktisi silat. Harapan kami tahun depan bisa lebih meriah, apalagi syukur-syukur bisa naik ke kelas internasional," ujar Edwin.
Kejuaraan nan diinisiasi CNN Indonesia berbareng PB IPSI ini berjalan selama empat hari, Kamis (25/6) hingga Minggu (28/6), diikuti lebih dari 2.000 pesilat dari beragam daerah.
(afr/abs/rhr)
Add
as a preferred source on Google

22 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·