Pembalap Red Bull Isack Hadjar(AFP/JOHN THYS )
KEPALA Tim Red Bull, Laurent Mekies, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa Isack Hadjar di GP Belgia, nan digelar di Sirkuit Spa-Francorchamps, akhir pekan lalu. Mekies menilai penampilan tersebut merupakan balapan terbaik nan pernah ditunjukkan Hadjar sejauh ini.
Hadjar menunjukkan kualitas balap nan luar biasa dengan melakukan tindakan comeback nan impresif. Memulai balapan dari posisi buncit, ialah urutan ke-21, pembalap muda ini sukses melewati hadangan lawan-lawannya hingga menyentuh garis finis di posisi keenam.
"Lihatlah, saya pikir ini balapan terbaik Hadjar. Ini adalah balapan nan terbaik untuk kami, tidak ada perdebatan," ujar Mekies sebagaimana dikutip dari laman resmi Formula 1, Rabu (22/7/2026).
Mekies menambahkan bahwa hasil ini terasa sangat setara bagi tim. Sepanjang balapan, baik mobil Red Bull maupun Hadjar sendiri tidak mengalami hambatan teknis alias rumor signifikan, sehingga potensi maksimal kendaraan dapat tersalurkan dengan baik di lintasan.
Sinyal Positif Setelah Masa Sulit
Pencapaian di Spa-Francorchamps menjadi angin segar bagi Hadjar. Pasalnya, dalam sembilan seri terakhir, dia sempat mengalami kesulitan untuk menunjukkan performa konsisten. Namun, di Belgia, dia membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pembalap tercepat di lintasan.
"Dia sangat-sangatlah kuat. Kecepatannya berada dalam daftar tiga teratas pembalap, jadi saya senang dengan perkembangan nan dia tunjukkan," puji Mekies.
Data statistik balapan mendukung pernyataan tersebut. Hadjar tercatat sebagai pembalap dengan catatan waktu putaran (lap time) tercepat ketiga, hanya kalah dari Lando Norris dan sang juara GP Belgia, Kimi Antonelli.
| Pembalap | Isack Hadjar (Red Bull) |
| Posisi Start | 21 (Buncit) |
| Posisi Finis | 6 |
| Catatan Kecepatan | Lap Tercepat ke-3 (di bawah Norris & Antonelli) |
| Lokasi Balapan | Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia |
Persiapan Menuju GP Hungaria
Usai kesuksesan di Belgia, konsentrasi tim sekarang beranjak ke GP Hungaria nan dijadwalkan berjalan pada 24 hingga 26 Juli mendatang. Meski sedang dalam tren positif, Mekies menegaskan timnya tidak boleh sigap puas.
Ia mengakui tetap ada beberapa aspek teknis nan perlu dibenahi agar mobil tetap kompetitif di beragam karakter trek.
"Kami mempunyai beberapa pekerjaan rumah nan kudu dikerjakan untuk kemajuan di trek semacam ini juga. Kami tidak berpikir kami telah menemukan semua cara," pungkas Mekies mengenai persiapan menghadapi tantangan di Hungaria. (Ant/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·