Lintangnusa, Perjalanan 1.945 KM Membangkitkan Harapan dan Optimisme untuk Pendidikan

1 jam yang lalu 2
 Lintangnusa, Perjalanan 1.945 KM Membangkitkan Harapan dan Optimisme untuk Pendidikan Dua pengendara sepeda motor nan bakal melakukan perjalanan sejauh 1.945 kilometer dalam Gerakan Lintangnusa menerima jaket berkendara dari Respiro(MI/SUMARIYADI)

SEBUAH survei pada 2025 lampau mendapati 53,9% anak muda Indonesia pesimis terhadap kondisi politik dan ekonomi. Kecemasan ini dipicu oleh ketidakpastian lapangan kerja, tekanan finansial, dan dinamika politik.

Kondisi itu nan membikin Arif Utomo, Founder Respiro, brand apparel berkendara terkemuka, gelisah. "Apa nan kudu saya lakukan, untuk memberikan akibat positif meningkatkan optimisme anak muda Indonesia," paparnya, saat melepas dua riders dalam perjalanan Lintangnusa nan dimulai dari Kota Bandung, Sabtu (1/8).

Untuk itu, Arif berkeinginan menyebarkan optimisme ke seluruh penjuru Tanah Air. Dia pun menggulirkan sebuah aktivitas baru, ialah Lintangnusa.

Setelah satu tahun digodok, Lintangnusa menjadi aktivitas kolektif. Mengusung misi membawa positive movement dan menyebarkan optimisme untuk memajukan Indonesia, Lintangnusa diwujudkan dalam perjalanan roda dua jarak jauh nan menempuh rute sepanjang 1.945 kilometer, melintasi 8 provinsi di Indonesia. Mmulai dari ujung barat Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur.

Dalam perjalanan luar biasa ini, Lintangnusa membawa misi konkret untuk merayakan semangat Hari Kemerdekaan Indonesia sekaligus mendukung masa depan pendidikan anak-anak Indonesia.


MISI PENDIDIKAN


Merepresentasikan makna 17 Agustus, dua pengendara (riders) handal bakal bergerak menyalurkan 17 Bendera Merah Putih serta paket support CSR berupa perlengkapan sekolah (buku dan perangkat tulis) nan diberikan langsung kepada siswa-siswi di 17 Sekolah Dasar (SD).

Ini merupakan support nyata dalam memicu semangat belajar dan membendung pendidikan di wilayah nan tersebar di sepanjang rute perjalanan. Mulai dari Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan ini dihadirkan sebagai corak support terhadap aktivitas belajar mengajar sekaligus membujuk masyarakat memaknai semangat kemerdekaan melalui tindakan nyata nan memberikan faedah bagi generasi penerus bangsa.

Misi besar Lintangnusa ini didukung Castrol sebagai sponsor utama. Sebagai brand pelumas dunia terkemuka, Castrol menunjukkan komitmen mendalam dan kepedulian nyata untuk berkontribusi aktif dalam memajukan Indonesia melalui tindakan sosial nan berakibat langsung pada masyarakat.

"Bagi Castrol, kemajuan sebuah bangsa dimulai dari keberanian untuk terus bergerak maju. Melalui support terhadap Lintangnusa, kami mau menginspirasi semangat optimisme, mobilitas, dan kemajuan nan membawa faedah bagi masyarakat Indonesia," Yohan Liutama, Brand & Product Lead dari Castrol, dalam Opening Ceremony Lintangnusa.

Pihaknya berambisi perjalanan ini tidak hanya menciptakan cerita, tetapi juga berikan akibat positif bagi organisasi nan disinggahi sepanjang perjalanan. Dukungan Castrol terhadap Lintangnusa merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus mendukung kemajuan masyarakat melalui beragam inisiatif nan mendorong mobilitas, optimisme, dan akibat positif bagi Indonesia.


JAKET RESPIRO


Lintangnusa diwujudkan dalam corak perjalanan oleh dua pengendara sepeda motor, ialah Aldea Henry, nan bertindak selaku Brand Advisor Respiro Indonesia sekaligus seorang Safety Riding Expert dari Honda Daya Adicipta Motora. Dia memastikan perjalanan ini menerapkan standar keselamatan berkendara tertinggi.

Pengendara kedua adalah Arian Helltrust. Seorang ahli foto dan videografer ahli ahli pengarsipan perjalanan, nan telah malang-melintang mengabadikan keelokan alam dan kisah-kisah manusia di beragam pelosok Indonesia.

Untuk menghadapi tantangan cuaca dan medan ekstrem sepanjang 1.945 KM, kedua riders Lintangnusa bakal dibekali dengan jaket berkendara teknis unik dari Respiro. Jaket dirancang dengan perlindungan dan kenyamanan maksimal unik suasana tropis Indonesia.

"Lintangnusa lahir dari kerinduan untuk memandang Indonesia terus melangkah maju dengan kepala tegak. Angka 1.945 KM and 17 bendera di 8 provinsi bukan sekadar simbol, melainkan representasi dari komitmen kami untuk merajut optimisme dari barat hingga timur Indonesia," tambah Head of Business Respiro Indonesia Ayi Sunandar.

Melalui penyerahan bendera baru serta paket perangkat tulis di 17 sekolah dasar, tambahnya, Lintangnusa mau menitipkan pesan kepada generasi penerus bahwa keterbatasan jarak bukan penghalang untuk meraih mimpi.

Lintangnusa berkomitmen untuk dapat menjadi wadah bagi para brand nan mau ikut memberikan akibat positif bagi Indonesia, dan mau mewakili masyarakat Indonesia nan mempunyai kemauan nan sama.

Selengkapnya