Meksiko vs Inggris di Ketinggian 2.040 MDPL, Apa Efeknya Buat Atlet?

1 hari yang lalu 4
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Pertandingan Meksiko vs Inggris dalam 16 besar Piala Dunia 2026 bakal berjalan di Stadion Azteca nan berada pada ketinggian 2.040 meter di atas permukaan laut.

Meksiko dan Inggris berupaya menjaga angan lolos ke perempat final dan mendekati laga puncak Piala Dunia kali ini. El Tri mengincar kesuksesan perdana, sedangkan Inggris menargetkan bintang kedua.

Laga keempat babak 16 besar Piala Dunia 2026 bakal berjalan di stadion nan sudah pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia pada jenis 1970 dan 1986.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah kemenangan Inggris atas RD Kongo pada babak 32 besar, pembimbing Thomas Tuchel menyinggung bakal ada banyak tantangan nan menunggu anak asuhnya mengenai ketinggian letak pertandingan.

"Tentu saja bakal menjadi kerugian besar lantaran kita tidak dapat beradaptasi secara bentuk dalam empat hari. Itu mustahil," kata Tuchel.

Satu hari menjelang pertandingan, dalam konvensi pers resmi sebelum laga Meksiko vs Inggris, Tuchel mengaku sedikit pusing setelah sehari bermalam di Mexico City.

Banner Gempita Bola 2026

Lantas sebenarnya apa nan terjadi ketika bermain sepak bola di wilayah ketinggian?

Di wilayah nan berlokasi di ketinggian sekitar 2.000-an meter, seperti Mexico City, udara bakal lebih tipis.

Ketinggian di Mexico City mengganggu kapabilitas aerobik lantaran lebih sedikit nan larut secara bentuk ke dalam darah sehingga tubuh susah mendorong oksigen ke dalam sel.

Dengan kata lain setiap tarikan napas memberi lebih sedikit oksigen ke tubuh.

Dilansir dari Aljazeera, bagi atlet sepak bola ini berfaedah bakal terjadi peningkatan debar jantung, sesak napas, dehidrasi, kelelahan nan lebih sigap dan intens, serta pemulihan nan tertunda.

Selain itu di udara nan lebih tipis bola juga menjadi lebih ringan lantaran halangan nan lebih kecil. Dengan demikian bola bisa melaju lebih sigap serta lebih jauh. Ini bakal memengaruhi operan dan tembakan.

Kiper bakal menghadapi tantangan lebih serius lantaran kudu mengantisipasi perputaran dan laju bola nan lebih sigap baik dalam tembakan alias umpan lambung.

"Mungkin bola bakal bergerak lima meter lebih jauh dari biasanya," kata Tuchel.

[Gambas:Video CNN]

(nva/rhr)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya