Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah bakal melakukan uji coba atau pilot project penyaluran bansos lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di 900 titik lokasi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menegaskan bahwa selama ini penyaluran bansos dilakukan melalui Himbara alias PT Pos. Kedepan, Kemensos bakal mendekatkan akses pencairan ini ke tingkat desa melalui KDMP.
"Ini kita bakal coba jajaki. Karena sekarang sudah mulai proses penyaluran triwulan 3, kelak bakal kita lihat dan simulasikan. Kita bakal coba dulu penyaluran di 900 titik KDMP nan sudah siap beroperasi. Dan nan bakal melayani nantinya adalah agen-agen dari perbankan," kata Gus Ipul.
Menurut Gus Ipul, ada dua jenis bansos nan disalurkan, ialah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Dia memastikan uji coba di KDMP tidak mengubah sistem izin nan ada. Bank Himbara bakal ditugaskan untuk membuka perwakilan (agen bank) di gerai KDMP, sehingga info penerima faedah tetap dipegang dan diproses oleh bank.
Dalam kesempatan ini, dia juga menegaskan bahwa tidak bakal ada pengalihan penuh. PT Pos tetap mempunyai peran krusial unik untuk sasaran masyarakat di wilayah 3T dan penerima faedah dengan kondisi khusus, seperti lansia alias penyandang disabilitas berat, di mana PT Pos bekerja mengantarkan bansos secara langsung ke rumah mereka.
"KDMP itu kan posisinya di desa, sehingga penerima faedah tidak perlu jauh-jauh dan bisa lebih mudah mengakses," jelas Gus Ipul.
"Jadi, ada dua pilihannya. Pertama, pihak perbankan bakal membuka pemasok di KDMP-KDMP. nan kedua, jika regulasinya sudah ada perubahan, bisa jadi penyalurannya lewat langsung ke KDMP. Tapi, untuk sekarang regulasinya memang melalui Himbara," ujarnya.
(haa/haa)
Addsource on Google

1 hari yang lalu
8







English (US) ·
Indonesian (ID) ·