Layanan Meta mengalami gangguan dunia pada Minggu 19 Juli 2026.(Dok. Magnific)
LAYANAN media sosial di bawah naungan Meta, ialah Facebook, Instagram, dan Messenger, mengalami gangguan massal secara berbarengan pada Minggu (19/7). Gangguan berskala dunia ini berakibat pada jutaan pengguna nan melaporkan kesulitan mengakses akun hingga kegagalan pengiriman pesan.
Berdasarkan info dari situs pemantau jasa digital Downdetector, laporan gangguan melonjak tajam dalam waktu singkat. Pengguna FB mengeluhkan hambatan akses masuk (login), sementara pengguna IG kandas memuat linimasa serta unggahan terbaru. Di saat nan sama, fitur pengiriman pesan pada aplikasi Messenger juga tidak berfaedah normal.
Pihak Meta mengonfirmasi telah mengetahui adanya hambatan teknis nan memengaruhi platform mereka. Perusahaan menyatakan tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengidentifikasi penyebab utama gangguan dan mempercepat proses pemulihan sistem agar jasa kembali normal.
Dampak dari tumbangnya jasa Meta ini tidak hanya dirasakan oleh pengguna individu, tetapi juga memukul sektor bisnis. Banyak pelaku upaya nan mengandalkan FB dan IG untuk promosi, jasa pelanggan, hingga transaksi digital terpaksa menghentikan aktivitas operasional mereka sementara waktu.
Hingga saat ini, penyebab pasti outage besar ini belum diungkapkan secara rinci oleh Meta. Pengamat teknologi menduga masalah ini dipicu oleh kesalahan konfigurasi sistem alias gangguan pada prasarana server pusat. Penjelasan resmi baru bakal dirilis setelah tim teknis menyelesaikan investigasi internal.
Memasuki waktu pemulihan, jasa Facebook, Instagram, dan Messenger dilaporkan mulai berangsur pulih secara berjenjang di beberapa wilayah. Meski demikian, sejumlah fitur dikabarkan belum berfaedah sepenuhnya bagi sebagian pengguna. Insiden ini kembali menegaskan ketergantungan besar masyarakat dunia terhadap ekosistem digital milik Meta. (Independent/Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·