Minimnya Perspektif Korban di Kalangan APH Hambat Keadilan Kasus Kekerasan Seksual

4 hari yang lalu 11
Minimnya Perspektif Korban di Kalangan APH Hambat Keadilan Kasus Kekerasan Seksual (freepik.com)

Kordinator Advokasi dan Layanan Hukum ECPAT Indonesia, Rio Hendra, menilai keadilan nan berspektif pada korban kudu muncul dari dalam diri abdi negara pengak norma nan menangani kasus-kasus kekerasan seksual. Hal itu juga dibangun dimulai dari pendidikan, pelatihan, dan sebagainya.

Namun, Rio memandang situasi tersebut belum banyak muncul pada Aparat Penegak Hukum (APH) saat ini. 

"Bagi APH nan mempunyai perspektif baik terhadap korban biasanya bakal lebih tegas memberi tuntutan maupun hukuman, dan juga mereka tidak menyudutkan korban," kata Rio saat dihubungi, Rabu (15/7).

Rio mengatakan tetap banyak oknum APH nan menyudutkan korban melalui langkah berpakaian korban, jalan tengah malam, langkah berkomunikasi alias argumen lainnya nan dipakai sebagai argumen untuk menyudutkan korban apalagi bisa menyalahkan korban.

"Kalau APH sudah seperti itu maka mengharapkan balasan maksimal kepada pelaku kekerasan seksual bakal semakin susah lantaran dari pemikiran APH belum clear," ujar Rio.

Ia menilai saat ini, APH nan mempunyai perspektif korban tetap sedikit apalagi nan ada di wilayah nan belum mendapatkan banyak akses info perspektif terhadap korban. (H-1)

Selengkapnya