Musala dan Lapangan Jadi Tempat Belajar Siswa SDN Kebayoran Lama 09 usai Gedung Sekolah Roboh

18 jam yang lalu 4
Musala dan Lapangan Jadi Tempat Belajar Siswa SDN Kebayoran Lama 09 usai Gedung Sekolah Roboh Kondisi SDN Kebayoran Lama 09.(Dok Antara )

KEGIATAN belajar mengajar (KBM) siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terpaksa memanfaatkan sejumlah akomodasi lain setelah gedung sekolah roboh. Musala dan lapangan sekolah digunakan sebagai tempat berlangsungnya aktivitas belajar siswa.

Orang tua siswa, Evi Afrida, mengatakan penggunaan musala dan lapangan sebagai letak aktivitas belajar biasanya dilakukan pada siang hari dalam beberapa kesempatan. Hal itu disampaikannya saat ditemui di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta, Selasa (21/7).

Menurut Evi, sebelum gedung sekolah roboh, para orang tua tidak mempunyai kecurigaan mengenai kondisi gedung tersebut. Ia menyebut sekolah hanya sempat menjalani sejumlah perbaikan mini dan belum pernah mendapatkan pembaharuan secara menyeluruh.

"Enggak ada, lantaran gedung lama. Enggak ada curiga, cuman ada perbaikan-perbaikan mini aja sih. Belum pembaharuan total. Terakhir kan renov cuman genteng sama pake baja ringan," kata Evi.

Ia berambisi proses pembangunan kembali sekolah segera dilakukan sehingga para siswa dapat kembali belajar dengan kondusif dan nyaman. Kondisi tersebut juga membikin orang tua merasa khawatir, terlebih lantaran rencana pembaharuan sekolah dinilai melangkah terlalu lama.

"Lama banget, padahal sekolahnya ini roboh bukannya pembaharuan lagi. Ini betul-betul roboh, nggak layak banget. Miris lihatnya," katanya.

Sebagian gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi roboh ketika Pilkada DKI Jakarta berjalan pada 27 November 2024. Peristiwa tersebut berakibat pada empat ruang kelas serta satu ruangan Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Bangunan sekolah itu dilaporkan roboh secara perlahan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada sore hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kondisi gedung nan semakin memburuk membikin orang tua siswa cemas lantaran berpotensi membahayakan keselamatan.

Sejak peristiwa tersebut terjadi, para orang tua terus meminta kepastian kepada pihak sekolah mengenai kelanjutan pembangunan gedung. Namun, hingga kini, mereka tetap belum memperoleh kejelasan mengenai kapan sekolah bakal kembali dibangun.

Evi berambisi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat membantu pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi agar para siswa mempunyai lingkungan belajar nan lebih aman, nyaman, dan layak. Ia juga menyebut aktivitas mengaji para siswa ikut tertunda akibat robohnya gedung sekolah. (Ant/E-4)

Selengkapnya