Nova Widianto(Dok PBSI)
PENGURUS Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) resmi menunjuk Nova Widianto sebagai Kepala Pelatih sektor ganda campuran Pelatnas Cipayung mulai Rabu (5/8).
Penunjukan itu menandai kembalinya Nova menangani sektor dobel campuran Indonesia setelah sebelumnya pernah mengemban tugas serupa pada 2021. Keputusan tersebut juga menjadi langkah sigap PBSI untuk mengisi kekosongan posisi kepala pelatih.
Sebelumnya, PBSI mengakhiri masa tugas Rionny Mainaky sebagai Kepala Pelatih dan Amon Sunaryo sebagai Asisten Pelatih per 30 Juli 2026. Keputusan itu diambil setelah hasil pertimbangan terhadap parameter keahlian (KPI) dinilai belum memenuhi harapan.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian meyakini pengalaman Nova sebagai atlet maupun pembimbing bakal membawa akibat positif bagi perkembangan sektor dobel campuran Indonesia.
"Nova merupakan sosok nan mempunyai pengalaman dan pemahaman nan sangat baik di sektor ganda, baik sebagai atlet maupun pelatih," ujar Eng Hian.
"Kami berambisi kehadirannya dapat membawa daya baru, meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat daya saing pasangan-pasangan dobel campuran Indonesia, serta mengantarkan mereka meraih prestasi terbaik di beragam turnamen internasional," lanjutnya.
Saat tetap aktif sebagai pemain, Nova merupakan salah satu pebulu tangkis dobel campuran terbaik Indonesia. Bersama Liliyana Natsir, dia meraih gelar juara bumi pada 2005 dan 2007 serta lencana perak Olimpiade Beijing 2008.
Karier kepelatihannya juga mencatat prestasi di level internasional. Sebelum kembali ke Indonesia, Nova menangani dobel campuran Malaysia dan mengantarkan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei menjadi juara bumi 2024. Pencapaian tersebut menjadikannya pembimbing pertama nan membawa dobel campuran Malaysia meraih gelar juara dunia.
PBSI berambisi pengalaman internasional nan dimiliki Nova dapat memperkuat pembinaan sekaligus mempercepat proses regenerasi sektor dobel campuran, sehingga bisa kembali menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia di pentas bulu tangkis dunia. (E-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·