Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong angsuran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD). Upaya ini dilakukan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di beragam daerah.
"Kita sekarang didorong untuk mengembangkan UMKM, akses kemudahan UMKM. Ini juga kita sedang melakukan banyak-banyak perombakan nan mengenai dengan gimana kita untuk menyalurkan angsuran kepada UMKM di masa nan mendatang," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae dalam Regional Bank Summit 2026: Transformasi Strategis BPD dalam Mendorong Pembangunan Nasional, Rabu (5/8/2026).
Dian menjelaskan dalam mempermudah BPD menyalurkan angsuran kepada UMKM, diperlukan ekosistem. Ekosistem perlu dibangun dengan tujuan angsuran tersebut bisa diberdayakan dan tidak menjadi beban bagi BPD.
"Oleh lantaran itu kita bakal menyeimbangkan betul sekarang antara growth ya pertumbuhan UMKM dengan kualitasnya. Kualitas UMKM seperti apa," jelas dia.
Dia juga mengimbau BPD untuk dapat kesempatan tersebut. BPD juga dapat memanfaatkan teknologi agar angsuran tersalurkan dan tak menjadi beban.
"Tentu jika misalnya dealing dengan retail customer gitu UMKM seperti ini juga kudu ada sistem nan lebih efisien seperti apa," tegas Dian.
Selain itu dia memaparkan dalam menyalurkan kredit, BPD dapat memandang sektor-sektor nan menjadi kekuatan UMKM tersebut. Dia mencontohkan wilayah Bali dengan pengembangan wisata dan turis. "Tapi itu bisa dilakukan di wilayah lain. Daerah lain juga kelebihan di turisme, ada kelebihan di produk-produk tertentu. Ini adalah salah satu nan saya kira kesempatan itu sangat besar untuk dikembangkan," tegas Dian.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·