Wilayah Gaza nan sudah rata pun terus dibombardir kolonialis Israel.(The Guardian)
SEKRETARIS Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam kejahatan dan pelanggaran nan terus dilakukan kolonialis Israel di seluruh Wilayah Palestina nan Diduduki, terutama nan menyasar akomodasi jasa kesehatan, gedung permukiman, serta tenda-tenda pengungsi di Jalur Gaza.
Menurut OKI, tindakan penjajah Israel nan mengakibatkan penduduk sipil tewas dan puluhan lainnya terluka merupakan pelanggaran nyata terhadap norma internasional dan norma humaniter internasional.
Dalam pernyataan nan dipublikasikan pada Selasa (4/7), Sekretaris Jenderal OKI juga memperingatkan meningkatnya aktivitas permukiman kolonialis Israel serta kekerasan terorganisasi nan dilakukan para pemukim kolonialis Israel ekstremis dengan pengawalan ketat pasukan Israel di seluruh wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem.
Sekretaris Jenderal OKI menekankan pentingnya tindakan tegas untuk menghentikan beragam pelanggaran dan kejahatan tersebut serta meminta agar pihak-pihak nan bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.
Lebih lanjut, OKI kembali menegaskan perlunya mendesak penjajah Israel sebagai kekuatan pendudukan untuk memenuhi kewajibannya berasas kesepakatan gencatan senjata serta melaksanakan fase kedua rencana perdamaian sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803.
OKI menyatakan bahwa langkah tersebut kudu mencakup pembukaan kembali seluruh penyeberangan perbatasan, memastikan penyaluran support kemanusiaan nan memadai tanpa hambatan, penarikan penuh pasukan penjajah Israel, menjaga keutuhan wilayah Palestina, serta memungkinkan Pemerintah Negara Palestina menjalankan tanggung jawabnya di seluruh Wilayah Palestina nan Diduduki, termasuk Jalur Gaza. (Ant/P-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·