Pelatih Spanyol Sebut Duel Lawan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026 Layaknya Final

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX
Pelatih Spanyol Sebut Duel Lawan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026 Layaknya Final Ilustrasi(Dok AI)

PELATIH tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, menilai pertandingan melawan Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 bakal berjalan dengan intensitas setara partai puncak. Duel nan digelar di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB itu diprediksi menjadi salah satu laga paling bergengsi di turnamen.

Menurut De la Fuente, kualitas kedua tim membikin pertandingan tersebut layak disebut sebagai final sebelum final.

"Ini adalah pertandingan nan sangat berat. Ini semifinal Piala Dunia. Saya sudah mengatakan bahwa laga ini bisa saja menjadi final Piala Dunia," kata De la Fuente, dikutip dari laman resmi FIFA, Selasa (14/7).

Pelatih berumur 65 tahun itu juga menilai atmosfer serupa bakal terasa pada semifinal lainnya nan mempertemukan Argentina dengan Inggris di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB.

Penilaian tersebut didasarkan pada kekuatan empat tim nan sukses mencapai babak semifinal. Seluruh semifinalis saat ini menempati posisi empat besar dalam ranking FIFA, sehingga kesempatan masing-masing tim dinilai sangat berimbang.

Prancis memimpin ranking FIFA dengan koleksi 1.948,97 poin. Di bawahnya terdapat Argentina dengan 1.943,47 poin, Spanyol mengumpulkan 1.934,79 poin, sedangkan Inggris berada di posisi keempat dengan 1.889,42 poin.

Dengan kualitas nan dimiliki keempat tim tersebut, De la Fuente memperkirakan laga bakal melangkah ketat dan ditentukan oleh detail-detail mini di lapangan.

"Kami adalah empat tim teratas dalam ranking FIFA. Kami kudu berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan, tidak memberi musuh peluang, berupaya mengendalikan pertandingan sebanyak mungkin, dan tampil efektif di kedua kotak penalti," kata pembimbing 65 tahun itu.

Di sisi lain, pemain muda jagoan La Furia Roja, Lamine Yamal, menganggap pertandingan menghadapi Prancis sebagai momen terbesar dalam perjalanan kariernya sejauh ini.

Yamal datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara Piala Eropa 2024 sekaligus peraih penghargaan pemain muda terbaik pada turnamen tersebut. Kini, pemain nan baru menginjak usia 19 tahun itu berkeinginan membawa Spanyol melangkah ke final.

"Ini adalah pertandingan paling krusial nan pernah saya mainkan sepanjang karier. Saya sangat senang bisa melangkah sejauh ini. Kami semua sangat antusias, dan saya mungkin nan paling bersemangat. Ini jelas merupakan pertandingan paling krusial nan pernah saya jalani," kata pemain muda nan baru berulang tahun ke-19 tersebut. (Ant/E-4)

Selengkapnya