Pemerintah Bahas DHE Bareng BI-OJK, Negara Dikecualikan Akan Ditambah

2 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengemukakan isi rapat antara pemerintah, BPI Danantara, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai penerapan patokan Devisa Hasil Ekspor (DHE) nan dilaksanakan pagi ini di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (23/7/2026).

Menurut Purbaya, pertemuan ini membahas mengenai negara mana saja nan bakal dikecualikan dalam penerapan patokan DHE dan bank mana saja nan bisa menampung dolar hasil ekspor ini.

"Kita rapat tuh memastikan negara mana aja nan dikecualikan. Terus bank mana aja nan bisa nampung DHE. Terus company-nya nan mana aja kelak dicari, teknisnya seperti apa," ujar Purbaya saat ditemui pewarta di instansi Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Purbaya, ketika ditanya bocoran negara nan dikecualikan, menuturkan daftar negara bakal dipaparkan oleh Menko Airlangga Hartarto siang ini. Dia hanya memastikan jumlah negara dikecualikan dari patokan DHE bakal bertambah.

"Nanti nambah, kelak Pak Menko nan ngomongin," katanya.

Hadir dalam rapat ini a.l. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, Deputi Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, dan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae.

Sebagai catatan, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2026 mengenai DHE, Amerika Serikat (AS) menjadi mitra jual beli nan dikecualikan dalam tanggungjawab menahan DHE di Tanah Air selama 3-12 bulan di bank pelat merah RI (Himbara).

Dalam PP ini, eksportir juga diwajibkan menempatkan DHE SDA minimal 30 persen untuk sektor migas dan 100 persen untuk sektor nonmigas pada rekening unik di sistem Himbara.

Adapun, penempatan DHE bertindak minimal tiga bulan untuk komoditas migas dan 12 bulan untuk nonmigas. Kemudian, PP ini juga menegaskan patokan konversi kurs asing ke rupiah. Menyoal konversi, pemerintah menetapkan pemisah konversi DHE kurs asing ke rupiah diturunkan dari sebelumnya 100% menjadi maksimal 50%.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya