Pemerintah Kasih Bukti "Isi Dompet" Warga RI Terjaga

53 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menganggap daya beli masyarakat Indonesia tetap terjaga. Terlihat dari tren pembelian barang-barang tahan lama alias durable goods nan tetap tumbuh kencang.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pertumbuhan penjualan mobil menjadi salah satu parameter nan menunjukkan permintaan di pasar domestik tetap baik.

Ia mengungkapkan, penjualan mobil tumbuh 32,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juni 2026, sementara penjualan sepeda motor tumbuh 1,1 persen (yoy).

"Indikator konsumsi dan mobilitas seperti penjualan kendaraan bermotor tetap tumbuh dan mencerminkan daya beli nan terjaga," kata Purbaya saat menghadiri Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Selasa (4/8/2026).

Selain pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor, penjualan semen domestik pada Juni 2026 juga dia sebut tetap tercatat tumbuh 13,5 persen (yoy).

Selanjutnya, konsumsi listrik meningkat 10,8 persen (yoy), dengan pertumbuhan pada sektor rumah tangga sebesar 12,3 persen, sektor upaya 10,0 persen, dan sektor industri 6,5 persen.

Sementara itu, indeks konsumsi ritel terus meningkat hingga mencapai 123,3, menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat nan tetap terjaga.

Menurut Purbaya, beragam parameter tersebut memberikan kepercayaan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat.

Pemerintah, kata Purbaya bakal terus menjaga momentum pertumbuhan melalui kebijakan fiskal nan responsif sehingga permintaan domestik tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saya monitor ekonomi kondisi-kondisi on monthly pedoman dengan banget hati-hati dan selalu siap-siap memberi kebijakan jika ada event nan menunjukkan bahwa ada pelemahan di perekonomian," ungkap Purbaya.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya