Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur, Tim SAR Lakukan Pencarian

4 hari yang lalu 12
Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur, Tim SAR Lakukan Pencarian Tim SAR melakukan pencarian pemuda tenggelam di Waduk Jatiluhur, Subang.(MI/Reza Sunarya)

Tim SAR campuran berbareng Satpolairud Polres Purwakarta tetap terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang pemuda nan dilaporkan tenggelam di perairan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Hingga Sabtu (18/7), keberadaan korban belum sukses ditemukan.

Korban diketahui berjulukan Riyanto (21), seorang penduduk Dusun Karangmulya, Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Insiden nahas tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (16/7) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Kasi Humas Polres Purwakarta, Iptu Tini Yutini, menjelaskan bahwa kejadian bermulai saat korban beriktikad menemui rekannya, Muhammad Rizki, nan berada di keramba berbeda. Korban mencoba berenang dari kolam alias keramba milik Ko Apin menuju keramba milik Ko Asuy nan berjarak sekitar 100 meter.

Berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya berenang menggunakan potongan gabus sebagai perangkat bantu mengapung. Namun, di tengah perjalanan, korban memutuskan untuk melepaskan gabus tersebut dan melanjutkan berenang tanpa perangkat bantu.

"Tak lama kemudian korban berteriak meminta tolong. Saksi nan semula mengira korban hanya berbual akhirnya panik dan langsung berenang untuk memberikan pertolongan. Namun saat saksi tiba di lokasi, korban sudah tenggelam," ujar Tini, Sabtu (18/7).

Menanggapi laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung segera menerjunkan personel ke letak kejadian. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan Tim Rescue USS Karawang untuk melaksanakan operasi SAR.

"Setelah menerima info dan memastikan validitas kejadian, kami langsung mengerahkan Tim Rescue USS Karawang untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban," kata Ade.

Dalam operasi ini, tim dilengkapi dengan beragam peralatan SAR air, perangkat komunikasi, kendaraan operasional, serta perlengkapan keselamatan personel. Pencarian dilakukan dengan menyisir area di sekitar letak terakhir korban terlihat (Last Known Position).

Meskipun penyisiran telah dilakukan secara intensif berbareng Satpolairud Polres Purwakarta, Ade mengonfirmasi bahwa hingga saat ini pencarian tetap nihil. Tim di lapangan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban di tengah luasnya area Waduk Jatiluhur. (E-3)

Selengkapnya