Pemukim Israel membakar dua masjid dan merusak kendaraan di Tepi Barat pascabentrokan berdarah di Desa Tal nan menewaskan 6 orang.(AFP)
KELOMPOK pemukim Israel membakar dua masjid serta merusak sejumlah mobil dan lahan pertanian di wilayah Tepi Barat nan diduduki. Pihak berkuasa Palestina mengonfirmasi kejadian ini di tengah ketegangan nan terus meningkat di wilayah tersebut.
Serangan jawaban ini terjadi dua hari setelah bentrok sengit antara pemukim Israel dan penduduk Palestina di dekat Desa Tal. Insiden berdarah pada Jumat tersebut menewaskan empat penduduk Palestina dan dua penduduk Israel, dengan kedua belah pihak saling tuduh sebagai pemicu kekerasan.
Kekerasan di Tepi Barat terus tereskalasi seiring meningkatnya tindakan penyerangan oleh golongan pemukim ekstremis terhadap penduduk Palestina, nan didorong oleh komponen sayap kanan dalam pemerintahan Israel saat ini.
Laporan pejabat Palestina menyebut bahwa dua desa di Tepi Barat menjadi sasaran penyerangan sepanjang malam. Selain perusakan mobil dan pencurian kekayaan benda, para pelaku juga mencoretkan grafiti berisi pesan kebencian di dinding-dinding bangunan.
Wali Kota Qusra, Abdul Azim Wadi, menyatakan para pemukim membakar sebuah masjid nan sedang dalam tahap pembangunan. Ia menambahkan para pelaku juga menyemprotkan grafiti nan mencantumkan kata "balas dendam" pada tembok masjid tersebut.
Pihak militer Israel mengonfirmasi telah mengirimkan pasukan ke Qusra, sementara kepolisian bakal melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti di letak kejadian.
Dalam kejadian terpisah, pejabat Palestina melaporkan para pemukim juga membakar masjid lain di Desa Kour serta menyemprotkan slogan-slogan di dindingnya. Sejak bentrok mematikan di Tal, serangan pemukim terhadap desa-desa di seluruh Tepi Barat dilaporkan terus melonjak.
Di sisi lain, pasukan pertahanan Israel (IDF) menyatakan telah melancarkan operasi "kontra-terorisme" sepanjang akhir pekan dengan melakukan penyergapan dan menangkap lebih dari 130 orang.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi kejadian di Tal dengan berjanji bakal mengambil tindakan tegas.
"Tindakan kuat," tegas Netanyahu, nan juga mencakup rencana pembongkaran rumah dua penduduk Palestina nan diduga terlibat dalam bentrok tersebut. (BBC/Z-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·