Pemulung Terobos Kepulan Asap TPA Jatiwaringin untuk Mengais Rezeki

1 jam yang lalu 1
ARTICLE AD BOX

Meski TPA Jatiwaringin tetap diselimuti asap kebakaran, sejumlah pemulung tetap mencari nafkah di tengah akibat paparan asap demi mengumpulkan besi bekas.

Petugas campuran terus berjibaku memadamkan kebakaran nan melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Kepulan asap tetap menyelimuti Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/7/2026), meski upaya pemadaman telah dilakukan selama tiga hari terakhir. Di tengah kondisi tersebut, aktivitas sebagian pemulung tetap berjalan demi mempertahankan mata pencaharian. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Seorang terlihat mengumpulkan sisa-sisa besi jejak dari gunungan sampah nan sebagian telah gosong terbakar ditengah kebakaran melanda TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, (2/7/2026).

Salah satunya Adi (28), nan terlihat mengumpulkan sisa-sisa besi jejak dari gunungan sampah nan sebagian telah gosong terbakar. Kebakaran di TPA Jatiwaringin nan terjadi sejak Selasa (30/6/2026) hingga sekarang belum sepenuhnya sukses dipadamkan. Api tetap menyala di sejumlah titik dan menghasilkan asap tebal nan menyelimuti area sekitar. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Seorang terlihat mengumpulkan sisa-sisa besi jejak dari gunungan sampah nan sebagian telah gosong terbakar ditengah kebakaran melanda TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, (2/7/2026).

Menurut Adi, petugas pemadam kebakaran telah berupaya memadamkan kobaran api sejak hari pertama. Namun, kondisi tumpukan sampah dan luasnya area nan terbakar membikin proses pemadaman melangkah cukup sulit. Di tengah aroma menyengat dan paparan asap, Adi tetap memulung besi jejak nan tetap mempunyai nilai jual. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Seorang terlihat mengumpulkan sisa-sisa besi jejak dari gunungan sampah nan sebagian telah gosong terbakar ditengah kebakaran melanda TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, (2/7/2026).

"Besi-besi jejak meski sudah gosong tetap laku," ujar Adi kepada CNBC Indonesia. Adi mengaku tidak mempunyai pilihan pekerjaan lain sehingga tetap bekerja meski kebakaran belum sepenuhnya teratasi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Seorang terlihat mengumpulkan sisa-sisa besi jejak dari gunungan sampah nan sebagian telah gosong terbakar ditengah kebakaran melanda TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, (2/7/2026).

Besi jejak nan sukses dikumpulkannya dijual dengan nilai sekitar Rp3.000 hingga Rp5.000 per kilogram kepada pengepul. "Mau gimana lagi, selagi tetap belum ancaman banget terus kita cari," katanya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Petugas campuran terus berjibaku memadamkan kebakaran nan melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/7/2026).

Di tengah upaya petugas memadamkan api dan mengendalikan akibat lingkungan, sebagian masyarakat nan menggantungkan hidup dari aktivitas di TPA tetap memperkuat mencari nafkah, meski kudu menghadapi akibat paparan asap dan kondisi kerja nan tidak ideal. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya