Penampakan Air Sungai Ciliwung Hilang Misterius, Berubah Bak Daratan

2 jam yang lalu 6

Air Sungai Ciliwung surut parah imbas musim kemarau. Begini penampakannya.

Debit air Sungai Ciliwung di wilayah Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026) mengalami penyusutan seiring berkurangnya intensitas hujan pada musim kemarau. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Debit air Sungai Ciliwung di wilayah Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026) mengalami penyusutan seiring berkurangnya intensitas hujan pada musim kemarau. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Debit air Sungai Ciliwung di wilayah Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026) mengalami penyusutan seiring berkurangnya intensitas hujan pada musim kemarau. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kondisi tersebut mulai terlihat dengan permukaan air sungai nan lebih rendah dibandingkan kondisi normal. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Debit air Sungai Ciliwung di wilayah Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026) mengalami penyusutan seiring berkurangnya intensitas hujan pada musim kemarau. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Penyusutan debit air menjadi salah satu akibat awal musim tandus nan mulai dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk area hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Debit air Sungai Ciliwung di wilayah Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026) mengalami penyusutan seiring berkurangnya intensitas hujan pada musim kemarau. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Berkurangnya aliran air berpotensi memengaruhi kesiapan air baku, aktivitas masyarakat di sekitar sungai, hingga kondisi ekosistem perairan andaikan berjalan dalam waktu nan lama. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Debit air Sungai Ciliwung di wilayah Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026) mengalami penyusutan seiring berkurangnya intensitas hujan pada musim kemarau. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim tandus 2026 bakal berjalan lebih kering dan lebih panjang dibandingkan kondisi normal. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh El Nino nan diperkirakan mencapai puncaknya pada periode Juli hingga September 2026. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya