Jalur Lembah Anai, Padang, Sumatra Barat.(MI/Rudi Kurniawansyah)
MOBILITAS masyarakat di Sumatra Barat, khususnya di jalur Lembah Anai dan Malalak nan sempat terganggu akibat longsor dan banjir, sekarang berangsur normal. PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) telah merampungkan penanganan musibah di kedua jalur tersebut sehingga kembali dapat dilalui masyarakat.
Jalur Lembah Anai resmi dibuka untuk seluruh jenis kendaraan mulai Senin (27/7), sedangkan Jalur Malalak telah lebih dulu dibuka pada Maret 2026. Beroperasinya kembali kedua jalur ini menjadi langkah krusial dalam memulihkan konektivitas antardaerah serta mendukung aktivitas masyarakat di Sumatra Barat.
Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, mengatakan penyelesaian pekerjaan tersebut merupakan corak komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan prasarana dan mobilitas masyarakat pascabencana.
"HKI telah menyelesaikan penanganan musibah di Lembah Anai dan Malalak sesuai standar nan ditetapkan sehingga kedua jalur ini kembali dapat digunakan masyarakat. Pemulihan akses tersebut sangat krusial lantaran Lembah Anai dan Malalak merupakan jalur vital nan menunjang mobilitas masyarakat serta pengedaran logistik di Sumatra Barat," ujar Resnu, Selasa (4/8).
Dalam pelaksanaannya, HKI menangani sejumlah titik nan terdampak longsor dan banjir di area Lembah Anai dan Malalak. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan standar mutu dan keselamatan serta menyesuaikan metode penyelenggaraan dengan kondisi geografis nan mempunyai medan dan tingkat akibat cukup tinggi.
Penyelesaian pekerjaan ini juga didukung Kementerian Pekerjaan Umum, PT Hutama Karya (Persero), serta para pemangku kepentingan lainnya. Koordinasi intensif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait, ditambah support masyarakat di sekitar lokasi, turut memperlancar proses pekerjaan sejak tahap persiapan hingga penyelesaian. Sinergi tersebut menjadi salah satu aspek nan mempercepat pemulihan akses di kedua jalur.
Kembali beroperasinya Jalur Lembah Anai dan Malalak memudahkan kendaraan pribadi, pikulan umum, maupun kendaraan logistik melintasi beragam wilayah di Sumatra Barat. Pemulihan akses ini juga diharapkan bisa mendorong kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat nan sempat terdampak bencana.
Meski jalur telah dibuka kembali, pengguna jalan tetap diimbau berhati-hati, mematuhi rambu dan peraturan lampau lintas, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Pengemudi pikulan peralatan juga diminta mematuhi ketentuan pemisah dimensi dan muatan kendaraan guna menjaga keselamatan serta kualitas prasarana jalan.
"Penanganan pascabencana di Jalur Lembah Anai dan Malalak sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat konektivitas, mendorong pemerataan pembangunan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. HKI berambisi beroperasinya kembali kedua jalur ini dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung pengedaran peralatan dan logistik, serta mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Sumatra Barat," pungkas Resnu. (RK/P-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·