Pendekar 08 Hadirkan Khitanan Massal Gratis, Wujud Nyata Gotong Royong untuk Masyarakat

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX
Pendekar 08 Hadirkan Khitanan Massal Gratis, Wujud Nyata Gotong Royong untuk Masyarakat Wakil Gubernur Banten Dr. H. Achmad Dimyati Natakusuma (kedua kanan).((dok.istimewa))

SEMANGAT gotong royong kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Bakti Sosial Khitanan Massal nan diinisiasi Pendekar 08 berbareng Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, tenaga kesehatan, dan beragam mitra. Kegiatan sosial ini menjadi bentuk kerjasama lintas sektor dalam memberikan jasa kesehatan nan aman, berkualitas, serta bebas biaya bagi masyarakat.

Program tersebut tidak hanya bermaksud meningkatkan kesehatan anak, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi family nan membutuhkan. Melalui jasa khitanan massal, masyarakat memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan nan layak tanpa kudu memikirkan biaya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh para peserta dan keluarganya.

Ketua Pembina Pendekar 08, M. Qodari, secara resmi membuka aktivitas sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak nan telah berkedudukan dalam menyukseskan penyelenggaraan hormat sosial tersebut. Menurutnya, kerjasama antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan beragam mitra menjadi kunci terlaksananya aktivitas nan membawa faedah nyata bagi masyarakat.

Ketua Umum Pendekar 08, Ancilla Yanny Irmella, mengatakan bahwa aktivitas tersebut merupakan corak komitmen organisasi untuk terus datang menjawab kebutuhan masyarakat melalui tindakan sosial nan memberikan akibat langsung.

"Pendekar 08 percaya bahwa pengabdian terbaik adalah nan manfaatnya betul-betul dirasakan masyarakat. Melalui khitanan massal ini kami mau membantu para orang tua, sekaligus memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan jasa kesehatan nan layak sebagai bekal tumbuh menjadi generasi nan sehat dan percaya diri," ujar Ancilla dalam keterangannya, Selasa (14/7).

Ia menilai bahwa pembangunan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. 

Karena itu, perhatian terhadap kesehatan anak menjadi investasi jangka panjang nan kudu diwujudkan melalui kerja sama beragam pihak.

"Membangun Indonesia bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas manusianya. Anak-anak nan sehat bakal mempunyai kesempatan lebih besar untuk belajar, berkembang, dan menjadi generasi nan membanggakan bangsa. Karena itu, kerjasama antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan seluruh komponen bangsa kudu terus diperkuat," katanya.

Ancilla juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, tenaga medis, relawan, serta seluruh mitra nan telah mendukung terselenggaranya aktivitas tersebut.

Ia berambisi sinergi nan telah terbangun dapat terus bersambung melalui beragam program sosial lainnya. "Kami berambisi sinergi seperti ini tidak berakhir pada hari ini saja. Pendekar 08 berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial di bagian kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat agar semakin banyak masyarakat nan merasakan manfaatnya," ungkapnya.

Pelaksanaan hormat sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bagi banyak keluarga, program ini bukan sekadar jasa kesehatan, tetapi juga menjadi support nyata nan bisa mengurangi beban biaya sekaligus memberikan rasa tenang kepada para orang tua.

Nurul, orang tua dari salah satu peserta berjulukan Aditya, mengaku berterima kasih dapat mengikuti program tersebut lantaran sangat membantu keluarganya. "Alhamdulillah dengan adanya sunatan massal ini, anak saya dapat ikut disunat. Acara ini sangat membantu family nan mempunyai kendala. Terima kasih kepada semua pihak nan telah menyelenggarakan aktivitas ini," tutur Nurul.

Sementara itu, Aditya mengaku merasa senang setelah mengikuti proses khitan. Menurutnya, rasa sakit hanya dirasakan sesaat ketika disuntik. "Rasanya hanya sakit waktu disuntik saja, lenyap itu sudah tidak terasa lagi. Saya senang sekali bisa ikut. Terima kasih Pak Qodari dan Ibu Ancilla," kata Aditya.

Respons positif dari masyarakat tersebut menjadi gambaran bahwa aktivitas sosial semacam ini tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan nan mudah diakses, tetapi juga membawa kebahagiaan dan angan bagi family penerima manfaat.

Melalui Bakti Sosial Khitanan Massal ini, Pendekar 08 berbareng pemerintah dan seluruh mitra berambisi semangat gotong royong terus tumbuh dalam menghadirkan program-program nan memberikan faedah langsung bagi masyarakat. 

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar berbareng dalam mendukung lahirnya generasi Indonesia nan sehat, tangguh, dan berbobot menuju Indonesia Maju.

Bakti Sosial Khitanan Massal nan berjalan di Kota Tangerang Selatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Banten Dr. H. Achmad Dimyati Natakusuma, S.H., M.Si., Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Provinsi Banten Komaruddin, Staf Ahli Wali Kota Tangerang Selatan H. Ika, S.E., Kepala UPTD Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten Mohammad Bayuni, S.Pd., M.M., Ketua Pembina Pendekar 08 M. Qodari, Ketua Umum Pendekar 08 Ancilla Yanny Irmella, jejeran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, tokoh masyarakat, serta para orang tua dan peserta khitanan massal. (Cah)

Selengkapnya