Pengembangan Kawasan Terpadu Bogor Berlanjut

2 hari yang lalu 2
Pengembangan Kawasan Terpadu Bogor Berlanjut The Sherwood Residence, Summarecon Bogor.(Dok. MI)

PT Summarecon Agung Tbk memperluas portofolio kediaman premiumnya di Kota Bogor dengan meluncurkan The Sherwood Residence, klaster kedelapan di area Summarecon Bogor. Hunian tersebut dipasarkan dengan nilai mulai Rp3,6 miliar hingga Rp4,6 miliar per unit.

Peluncuran klaster baru ini menjadi bagian dari pengembangan area terpadu Summarecon Bogor seluas sekitar 500 hektare nan dirancang sebagai pusat hunian, bisnis, dan style hidup baru di wilayah Bogor.

The Sherwood Residence dikembangkan melalui kerjasama dengan Hadiprana Design dan menyasar konsumen kelas menengah atas nan mencari kediaman dengan akses menuju Jakarta sekaligus lingkungan perbukitan.

Klaster tersebut berada di bagian tengah area Summarecon Bogor dan dapat diakses melalui Gerbang Tol Bogor Selatan nan terhubung dengan Tol Jagorawi.

Executive Director Summarecon Bogor, Indra W. Antono, mengatakan pengembangan klaster baru tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat segmen hunian premium.

“The Sherwood Residence kami hadirkan sebagai kediaman premium nan memadukan kualitas desain, pemandangan alam, serta ekosistem area nan terus berkembang,” kata Indra dalam keterangannya.

Menurut dia, perkembangan akomodasi komersial, pendidikan, dan pusat style hidup di dalam area diharapkan turut mendorong peningkatan nilai properti dalam jangka panjang.

The Sherwood Residence menawarkan dua konsep bangunan, ialah Sherwood Green dan Sherwood Red. Keduanya tersedia dalam ukuran lahan 8 x 18 meter dengan nilai mulai Rp3,6 miliar serta ukuran 10 x 18 meter nan dipasarkan mulai Rp4,6 miliar.

Seluruh unit dibangun dalam tiga lantai, termasuk pilihan rumah perspektif dengan luas gedung lebih besar. Pengembang juga menawarkan skema pembayaran tunai berjenjang serta angsuran pemilikan rumah dengan duit muka mulai 10 persen.

Salah satu nilai jual utama klaster ini adalah lokasinya di area perbukitan dengan pemandangan ke arah Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Salak, dan Gunung Pancar. Pengembang menyatakan pemandangan pegunungan dan area perkotaan dapat terlihat dari sejumlah bagian rumah.

Sherwood Green menggunakan pendekatan arsitektur modern dengan bukaan kaca berukuran besar, tata ruang terbuka, dan laman belakang pada bagian bawah bangunan. Sementara Sherwood Red mengusung kreasi klasik Prancis dengan kebinasaan simetris, genting mansard, dan langit-langit tinggi.

Peluncuran klaster tersebut juga memperlihatkan berlanjutnya ekspansi area Summarecon Bogor. Sejumlah akomodasi komersial telah beroperasi, antara lain Graha Boulevard, Mountain View Terrace, Centeria Square, dan Centeria Business Loft nan diluncurkan pada kuartal pertama 2026.

Pengembang juga menyiapkan pembangunan Summarecon Mall Bogor serta penambahan sejumlah restoran dan akomodasi style hidup. Di sektor pendidikan, area ini telah dilengkapi Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, Kipina Kids Indonesia, dan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon.

Seluruh klaster di area tersebut dikelola oleh Town Management dan dilengkapi sistem keamanan selama 24 jam serta sistem gerbang berlapis. (Z-10)

Selengkapnya