Perkiraan Cuaca Jawa Tengah Hari ini 30 Juli 2026: Hujan Ringan di 17 Daerah

1 jam yang lalu 3
 Hujan Ringan di 17 Daerah Cuaca cerah dan berawan terlihat di Gunung Slamet Kamis (30/7) pagi, hujan ringan berkesempatan mengguyur sejumlah wilayah di lereng gunung tersebut sore hingga awal malam(MI/Akhmad Safuan)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cauca Jawa Tengah hari ini 30 Juli 2026 ialah hujan ringan berkesempatan turun di area pegunungan dan dataran tinggi di 17 daerah.

Pada pagi hingga siang, cuaca di Jawa Tengah pada umumnya cerah berawan dan berawan, memasuki sore hingga awal malam hujan ringan tidak merata turun di area pegunungan dan dataran tinggi di 17 wilayah di Jawa Tengah,  kondisi ini berakibat suhu udara terasa lebih hangat di musim tandus nan tetap berlangsung. 

"Meskipun berkesempatan hujan turun lebih banyak dibanding sebelumnya, namun diminta untuk tetap waspada terhadap kebakaran rimba dan lahan serta angin kencang," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Winda Ratri Kamis (30/7). 

Daerah di Jawa Tengah berkesempatan turun hujan ringan, ungkap Winda Ratri, ialah Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Boyolali, Mungkid, Karanganyar, Sragen, Blora, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Magelang, Bumiayu dan Majenang, sedangkan wilayah lainnya cerah berawan dan berawan. 

Meskipun turun hujan ringan dan suhu terasa lebih hangat, lanjut Winda Ratri, namun tidak sepenuhnya mengurangi kondisi musim tandus nan berjalan dan diperkirakan bakal mencapai puncak Agustus besok, sehingga banyak tanaman maupun pepohonan kering hingga dapat memicu karhutla. 

Menurut Winda Ratri  berdasarkan pengamatan dinamika cuaca di Jawa Tengah, angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-35 kilometer per jam, suhu udara berkisar 16-34 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 45-95 persen. "Potensi angin kencang terjadi sejumlah wilayah di pantura," tambahnya. 

Gelombang Tinggi dan Rob

Meskipun cyaca umumnya cerah berawan, gelombang tinggi 1,2-2,5 meter tetap berjalan di perairan utara dan selatan Jawa Tengah Kamis (30/7), sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama kapal nelayan dan tongkang pada saat kecepatan angin di atas 15 knot. 

Demikian juga dengan air laut pasang (rob) juga tetap berjalan di perairan utara Jawa Tengah dengan ketinggian maksimum 1 meter pada pukul 06.00-11.00 WIB, mengakibatkan banjir di area pesisir di sejumlah wilayah di Pantura Jawa Tengah semakin meningkat dan meluas. 

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila mengatakan gelombang tinggi tetap berjalan di sejumlah area perairan utara  seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Karimunjawa, Jepara dan Pati-Rembang, sedangkan di perairan selatan mulai Cilacap hingga Wonogiri. 

"Waspadai gelombang tinggi ini lantaran bakal menggangu aktivitas penduduk di perairan maupun area pesisir terutama saat kecepatan angin meningkat, " uhar Shafira Tsanyfadhila. 

Selain itu, air laut pasang (rob) di perairan utara, terang dia, mengakibatkan banjir dan mengganggu aktivitas penduduk di sejumlah wilayah di pantura seperti transpotasi, bongkar muat peralatan di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam. (H-4)

Selengkapnya