ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Persebaya Surabaya menyampaikan belasungkawa untuk tokoh Bonek, Andie Peci nan meninggal bumi pada Jumat (10/7).
"Selamat jalan Cak Andie 'Peci' Kristianto. Nama Anda bakal kekal bagi kami, family besar Persebaya. Teriakan Anda, orasi Anda, keberanian Anda, menjadi salah satu daya utama, sehingga Persebaya kembali ke kancah sepak bola tanah air."
"Kami yakin, setiap langkah Persebaya, kebaikan-kebaikan nan mengiringi perjalanan Green Force, bakal senantiasa menjadi kebaikan jariyah Cak Andie. Sugeng tindak Cak Andie, suwargi langgeng, amin," tulis Persebaya di Instagram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andie Peci meninggal bumi hari ini (10/7) pada pukul 11.25 WIB setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Mohammad Soewhandi Surabaya. Mendiang sudah dirawat selama beberapa bulan terakhir.
"Iya benar, 11.25 WIB sekitar 30 menit nan lalu," kata salah satu koordinator organisasi Bonek, Husein Ghozali alias Cak Conk saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.
"Sudah beberapa bulan terakhir, beliau keluar masuk rumah sakit, tapi saya tidak tahu sakitnya apa," dia menambahkan.
Andie Peci, kata dia, adalah sosok nan berpendirian, berpendirian dan punya idealisme nan kuat. Utamanya soal pergerakan memperjuangkan Persebaya.
Cak Conk menyebut, Andie Peci adalah tokoh sentral nan memperjuangkan Bajol Ijo saat klub ini menghadapi periode krisis akibat dualisme dan pembekuan klub nan terjadi antara tahun 2010 hingga awal 2017.
Pada masa kegelapan itu, Persebaya terpecah menjadi dua kubu, dijatuhi hukuman oleh PSSI, tidak diakui federasi. Klub kebanggaan publik Surabaya itu pun meninggal suri.
Perjuangan Andie Peci berbareng komponen suporter Bonek lah nan sukses mengembalikan Persebaya ke kancah sepak bola nasional.
Mereka sukses menuntut pemulihan status keanggotaan klub oleh PSSI, nan kemudian membikin Persebaya kembali diakui dan berkompetisi di Liga Indonesia pada awal 2017.
(ikw/wiw)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·