Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Patra Niaga buka bunyi perihal beredarnya video di media sosial mengenai antrean panjang truk di sejumlah SPBU di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Adapun, perusahaan menegaskan antrean tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan maupun kekosongan stok Bio Solar.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun mengatakan berasas hasil monitoring menunjukkan bahwa antrean terjadi terutama pada awal jam operasional SPBU akibat tingginya permintaan Bio Solar, khususnya dari kendaraan pikulan barang.
Berdasarkan hasil monitoring, antrean terjadi terutama pada awal jam operasional SPBU dan dipengaruhi tingginya permintaan Bio Solar, khususnya dari kendaraan pikulan barang.
Menurut dia, antrean didominasi truk berpelat Kalimantan Timur nan memilih mengisi BBM di wilayah Bulungan setelah sebelumnya mengalami kesulitan memperoleh Bio Solar di wilayah asalnya.
"Khususnya dari kendaraan pikulan peralatan nan didominasi truk berpelat Kalimantan Timur. Kendaraan tersebut memilih melakukan pengisian di wilayah Bulungan lantaran sebelumnya kerap kesulitan mendapatkan Bio Solar di wilayah asalnya," ujar Roberth kepada CNBC Indonesia, Kamis (23/7/2026).
Roberth memastikan penyaluran Bio Solar di SPBU tetap melangkah normal. Hingga saat ini tidak terdapat penghentian penyaluran maupun kekosongan stok BBM bersubsidi tersebut.
Di SPBU 6477201 nan berada di sekitar letak antrean, stok Bio Solar tercatat tetap mencapai 28 kiloliter (KL) dengan tambahan pasokan 16 KL nan dijadwalkan tiba pada 22 Juli 2026.
"Dengan demikian, antrean nan terjadi bukan disebabkan keterlambatan pengedaran alias kekosongan stok, melainkan lebih dipengaruhi tingginya permintaan pada jam operasional awal dan tingginya konsumsi oleh kendaraan luar daerah," katanya.
Menurut dia, Pertamina berbareng pemerintah wilayah dan lembaga mengenai terus melakukan monitoring dan koordinasi untuk menjaga kesiapan serta memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga bakal menerbitkan Surat Edaran mengenai pengaturan kendaraan berpelat luar wilayah agar menggunakan BBM nonsubsidi sesuai ketentuan.
(pgr/pgr)
Addsource on Google

2 jam yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·