Pertempuran Rusia dan Ukraina Memanas di Laut Hitam, 7 Orang Tewas

1 jam yang lalu 3
Pertempuran Rusia dan Ukraina Memanas di Laut Hitam, 7 Orang Tewas Kekacauan di pantai Rusia nan sibuk lantaran beberapa orang terbunuh oleh drone Ukraina.(media sosial/independent.co.uk)

PERTEMPURAN antara Rusia dan Ukraina kembali meningkat di area Laut Hitam dan wilayah pesisirnya. Kedua pihak saling melancarkan serangan menggunakan pesawat nirawak (drone) nan menyasar area sipil maupun jalur logistik militer.

Otoritas Rusia melaporkan sedikitnya tujuh orang tewas, termasuk tiga anak-anak, dan sedikitnya 40 lainnya terluka akibat serangan drone Ukraina di Arkhipo-Osipovka, sebuah desa resor di pesisir Laut Hitam, wilayah Krasnodar, Senin (3/8) waktu setempat.

Asisten Menteri Kesehatan Rusia, Alexei Kuznetsov, mengatakan sebanyak 21 korban dirawat di rumah sakit. Dari jumlah tersebut, sembilan orang, termasuk tiga anak-anak, berada dalam kondisi kritis.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim telah menyerang empat kapal kargo curah nan mengangkut perlengkapan militer untuk mendukung operasi Angkatan Bersenjata Ukraina.

Menurut kementerian itu, dua kapal diserang saat sedang membongkar muatan perlengkapan militer di Pelabuhan Mykolaiv, pelabuhan sungai nan berada di Sungai Bug Selatan sekitar 65 kilometer dari Laut Hitam. Sementara dua kapal lainnya diserang ketika berlayar di perairan Laut Hitam.

"Kendaraan udara nirawak kami menyerang empat kapal kargo curah nan mengangkut muatan militer untuk mendukung operasi Angkatan Bersenjata Ukraina," Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan.

"Dua kapal kargo curah nan sedang membongkar perlengkapan militer menjadi sasaran di Pelabuhan Mykolaiv, sementara dua kapal lainnya nan membawa material militer diserang di perairan Laut Hitam."

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ukraina mengenai klaim Rusia mengenai serangan terhadap kapal-kapal pengangkut logistik militer tersebut.

Eskalasi terbaru ini menambah ketegangan di area Laut Hitam nan selama beberapa bulan terakhir menjadi salah satu medan utama bentrok Rusia-Ukraina, terutama mengenai jalur pelayaran, logistik militer, dan ekspor komoditas. (Xinhua/B-3)

Selengkapnya