Petani Almadera Bogor Kembangkan Hidroponik Digital

4 jam yang lalu 4
ARTICLE AD BOX
Petani Almadera Bogor Kembangkan Hidroponik Digital Petani Almadera, nan berlokasi di Perumahan Perum 2, Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor(MI/HO)

KOMUNITAS Petani Almadera, nan berlokasi di Perumahan Perum 2, Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor, sekarang mulai beralih bentuk menuju pertanian modern. Melalui pendampingan tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Mercu Buana (UMB), para petani setempat mengembangkan budidaya sayuran hidroponik nan terintegrasi dengan manajemen upaya berbasis digital.

Program pemberdayaan ini terealisasi berkah support pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi melalui skema hibah pemberdayaan berbasis masyarakat (Nomor Kontrak: 01-1-4/014/SPK-PKM/V/2026). Langkah ini diambil untuk mengatasi hambatan keterbatasan lahan dan rendahnya nilai ekonomi hasil panen nan selama ini dihadapi warga.

Sebelum adanya intervensi program, personil organisasi hanya memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam secara konvensional. Wahyu Hidayat, perwakilan golongan tani, mengakui bahwa metode lama tersebut membikin hasil panen tidak konsisten dan susah dipasarkan secara luas.

"Kami selama ini hanya menanam secara sederhana di pekarangan rumah. Hasil panennya belum konsisten, dan kami juga belum memahami gimana mengelola upaya maupun memasarkan produk secara lebih luas," ungkap Wahyu.

Inovasi Teknologi dan Manajemen Digital

Tim PkM UMB nan diketuai Novika Chandra Fertilia, berbareng pengajar Yopi Lutfiansyah dan Bethriza Hanum, serta melibatkan mahasiswa Muhamad Heriyanto dan Bertolomeus Yohannes Siregar, menerapkan sistem Nutrient Film Technique (NFT). Selain prasarana fisik, tim juga memberikan pembekalan komprehensif mengenai tata kelola upaya di era digital.

Berikut adalah rincian support dan materi training nan diberikan kepada Komunitas Petani Almadera:

Kategori Deskripsi Dukungan
Teknologi Budidaya Instalasi hidroponik NFT, netpot, rockwool, pompa air, perangkat ukur pH dan TDS, serta penggunaan panel surya.
Manajemen Usaha Pembukuan sederhana, pencatatan transaksi digital, pengelolaan stok, dan penentuan Harga Pokok Produksi (HPP).
Pemasaran & Pengemasan Pelatihan pemasaran melalui media sosial dan marketplace, serta penyediaan perlengkapan pengemasan hasil panen.

Wahyu menambahkan bahwa training ini memberikan perspektif baru bagi golongan tani. "Kami tidak hanya belajar menanam, tetapi juga memahami langkah mengelola upaya secara profesional. Kami menjadi lebih percaya diri untuk mengembangkan upaya ke depan," tuturnya.

Ketua tim PkM UMB, Novika Chandra Fertilia, berambisi program ini menjadi pemantik kemandirian ekonomi di Desa Parung Panjang. Dengan beranjak ke sistem modern, masyarakat diharapkan bisa menghasilkan sayuran berbobot tinggi nan mempunyai daya saing di pasar digital, sehingga berakibat langsung pada peningkatan pendapatan keluarga. (Z-1)

Selengkapnya