Polda Jambi Ambil Alih Kasus Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra

1 jam yang lalu 3
Polda Jambi Ambil Alih Kasus Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji.(Dok. MI)

DIREKTORAT Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi resmi mengambil alih pengusutan misteri kematian Brigadir Eko Winarno Saputra (EWS). Personel nan bekerja di Bagian Operasional (Bagops) Polres Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) tersebut meninggal bumi dalam kondisi nan dinilai tidak wajar.

Kabid Humas Polda Jambi, Komisaris Besar Erlan Munaji, mengonfirmasi pengalihan kasus ini merupakan petunjuk langsung dari pimpinan. Kasus ini menjadi atensi unik Kapolda Jambi, Inspektur Jenderal Krisno H Siregar, guna memastikan penyelidikan melangkah tuntas dan transparan sesuai kebenaran di lapangan.

“Kasus ini menjadi atensi Pak Kapolda Jambi, dan penyelidikan dialihkan melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi,” ujar Erlan Munaji kepada Media Indonesia, Rabu (22/7).

Kronologi Kejadian

Misteri kematian Brigadir Eko mulai mencuat ke publik pada Selasa (21/7), dua hari setelah korban dinyatakan meninggal bumi pada Sabtu (18/7) subuh. Berdasarkan info dari Kapolres Tanjabtim, AKB Ade Chandra, korban dilaporkan sempat mengonsumsi minuman beralkohol berbareng empat rekan sesama personel Polres Tanjabtim di sebuah rumah kos di Desa Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, pada Jumat malam.

Berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi, sebelum mengembuskan napas terakhir, korban terlihat melangkah terhuyung-huyung hingga terjatuh dan membentur barang keras. Saksi juga menyebut bahwa saat tersungkur, mulut korban mengeluarkan cairan berbusa.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Nurdin Hamzah di Kota Muarasabak. Namun, setibanya di akomodasi medis tersebut, pihak master menyatakan korban sudah meninggal dunia. Kecurigaan muncul setelah ditemukan sejumlah luka lebam dan luka lecet pada beberapa bagian tubuh ayah dua anak tersebut.

Pemeriksaan Saksi dan Bukti Digital

Kapolres Tanjabtim, AKB Ade Chandra, sebelumnya telah meminta agar kematian anggotanya diselidiki secara menyeluruh dan transparan. Hingga saat ini, interogator telah memeriksa empat personil kepolisian dan seorang penduduk sipil nan berada di letak kejadian saat peristiwa berlangsung.

Selain keterangan saksi, tim campuran dari Polres Tanjabtim dan Ditreskrimum Polda Jambi tengah mengumpulkan serta mendalami bukti-bukti digital untuk memperkuat bangunan kasus. Pada Rabu petang, sejumlah saksi nan diduga mengetahui penyebab pasti kematian korban telah didatangkan ke Mapolda Jambi untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh interogator Ditreskrimum. (H-3)

Selengkapnya