ARTICLE AD BOX
Ilustrasi.(Dok. Antara)
POLRES Metro Tangerang Kota tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) alias pembegalan nan mengakibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas di Kabupaten Tangerang, Banten.
Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan, mengonfirmasi bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi di pangkalan (basecamp) ojol Perumahan Vila Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Insiden dilaporkan terjadi pada Minggu (12/7) awal hari sekitar pukul 03.50 WIB.
"Peristiwa itu merupakan kasus pencurian dengan kekerasan. Korban berinisial ATP nan merupakan seorang pengemudi ojek daring meninggal bumi di letak kejadian," ujar Iwan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/7).
Kronologi Kejadian
Berdasarkan penjelasan kepolisian, kejadian bermulai saat rekan korban, nan menjadi saksi pertama, pergi untuk mengantar penumpang. Saat itu, saksi meninggalkan korban ATP nan sedang tertidur di pangkalan ojol tersebut.
Ketika saksi melintas kembali di letak usai menyelesaikan tugasnya, dia memandang sepeda motor milik korban sedang dibawa kabur oleh orang tidak dikenal (OTK). Saksi sempat berupaya melakukan pengejaran terhadap pelaku, namun kehilangan jejak di area Kamal, Jakarta Utara.
"Setelah kehilangan jejak pelaku, rekan korban mendapat telepon dari seorang tenaga kerja toko martabak nan mengabarkan bahwa kondisi korban sudah bersimbah darah," ucap Iwan.
Saksi segera kembali ke tempat kejadian perkara (TKP) nan saat itu sudah dipadati penduduk dan abdi negara kepolisian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang.
Kerugian dan Hasil Identifikasi
Akibat tindakan pembegalan tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda PCX dan sebuah telepon genggam. Iwan menjelaskan bahwa korban meninggal bumi akibat mengalami luka tusuk di bagian leher.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga meluruskan info nan sempat viral di media sosial nan menyebut korban tewas akibat digorok. Berdasarkan koordinasi dengan Kapolsek Teluknaga, dipastikan penyebab kematian adalah luka tusuk.
Pengejaran Pelaku
Saat ini, personel Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berbareng Polsek Teluknaga tetap terus melakukan pengejaran terhadap pelaku nan identitasnya tetap dalam tahap penyelidikan.
"Sampai hari ini kasusnya tetap dalam proses penyelidikan. Perkembangan lebih lanjut mengenai penanganan kasus ini bakal kami laporkan kembali," pungkas Iwan. (Ant/H-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·