Ilustrasi(magnifik)
POLRES Bontang, Kalimantan Timur membekuk kawanan pencuri dengan pelaku sebanyak tujuh orang laki-laki nan meresahkan masyarakat Bontang. Mereka telah melakukan tindakan pencurian di beberapa letak dengan sasaran kabel gardu listrik, kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga tandon air
“Berawal dari banyaknya laporan masyarakat nan mengeluhkan hilangnya kabel gardu listrik PLN, kabel PJU, hingga pencurian tandon air, Satreskrim Polres Bontang bergerak sigap melakukan penyelidikan. Hasilnya, pada Jumat (17/7) lampau tujuh terduga pelaku sukses ditangkap dalam serangkaian penangkapan di sejumlah letak di Kota Bontang,” beber Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano melalui Kasat Reskrim AKP Putu didampingi Kasi Humas, AKP Dany Purwantoro, Jumat (24/7).
Diungkapkannya, ketujuh terduga nan diamankan masing-masing berinisial HMP, J, AS, R, G, ARM dan MRJ. Mereka diduga terlibat dalam sejumlah tindakan pencurian dengan sasaran akomodasi umum nan berakibat langsung pada pelayanan masyarakat.
“Polisi juga mengamankan peralatan bukti berupa dua gergaji besi, tang potong, cutter, tang, dan rompi nan diduga digunakan saat beraksi,” katanya.
Kasus ini, lanjutnya, menjadi perhatian lantaran tindakan para terduga diduga menyebabkan kerugian di beragam lokasi, mulai dari terganggunya penerangan jalan hingga hilangnya kabel grounding pada gardu listrik.
Ia menerangkan, berbekal info masyarakat dan hasil penyelidikan di lapangan, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Bontang sukses mengidentifikasi serta menangkap para terduga secara bertahap.
Putu menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bukti pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Pihaknya mengapresiasi setiap laporan nan disampaikan masyarakat. Kepedulian penduduk menjadi kunci awal terungkapnya kasus ini.
“Polres Bontang bakal terus merespons sigap setiap laporan dan menindak tegas pelaku kejahatan, terutama nan merusak alias mencuri akomodasi umum lantaran dampaknya dirasakan oleh banyak orang," tukasnya.
Saat ini, lanjutnya, ketujuh terduga beserta peralatan bukti telah diamankan di Polres Bontang untuk menjalani proses hukum. Penyidik juga tetap melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain maupun keterkaitan dengan kasus serupa.
“Sehingga masyarakat diharapkan terus berkedudukan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bontang,” pungkasnya. (EM)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·