Polres Manggarai Barat Salurkan Sembako untuk Ratusan Pengungsi Pulau Longos

1 jam yang lalu 3
Polres Manggarai Barat Salurkan Sembako untuk Ratusan Pengungsi Pulau Longos Sebanyak 322 KK penduduk Pulau Longos, Manggarai Barat, tetap mengungsi di perbukitan pascagempa M7,7. Polisi menyalurkan support sembako dan kebutuhan dasar.(Polres Manggarai Barat)

PASCAGEMPA bumi magnitudo 7,7 nan mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ratusan penduduk Pulau Longos, Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, tetap mengungsi ke area perbukitan.

Merespons kondisi tersebut, Polres Manggarai Barat menyalurkan support sembako dan kebutuhan dasar kepada penduduk pengungsi, Senin (17/8). Bantuan dikirim menggunakan speedboat patroli dan dibagikan langsung ke sejumlah titik pengungsian.

Sebanyak 322 kepala family (KK) dilaporkan mengungsi secara berdikari dan mendirikan 10 titik pemukiman darurat. Warga memilih memperkuat di perbukitan lantaran tetap cemas terhadap gempa susulan setelah gempa utama mengguncang wilayah Flores.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengatakan penyaluran support dilakukan sebagai respons sigap terhadap kebutuhan penduduk terdampak gempa.

"Begitu menerima info mengenai kondisi penduduk di Pulau Longos, kami langsung bergerak untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, terutama mereka nan tetap memperkuat di letak pengungsian," kata Christian.

Bantuan nan disalurkan merupakan support dari Kapolda NTT. Bantuan tersebut terdiri atas 10 dos paket sembako, 10 galon air bersih, 10 dos mi instan, serta 114 buah popok alias pampers untuk bayi dan balita.

Menurut Christian, support diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan harian penduduk selama berada di pengungsian.

"Kami fokuskan support pada kebutuhan nan paling mendesak, terutama bahan pangan, air bersih, serta kebutuhan bayi dan balita," ujarnya.

Personel menyusuri jalur perbukitan untuk menjangkau penduduk nan mengungsi dan membagikan support secara langsung di tenda-tenda darurat. Selain menyalurkan sembako, polisi juga mendata kebutuhan lanjutan penduduk pascagempa. Kebutuhan tersebut antara lain obat-obatan, susu formula, tambahan air bersih, serta akomodasi sanitasi dan MCK darurat.

Christian mengatakan hasil pendataan bakal dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan lembaga mengenai agar kebutuhan penduduk dapat segera ditindaklanjuti.

"Kami sudah memetakan kebutuhan penduduk di lapangan. Data ini bakal kami koordinasikan dengan pemerintah wilayah dan lembaga mengenai sehingga support berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengungsi," katanya. (Z-2)

Selengkapnya