Potret 600 Truk Terdampar di Perbatasan Negara, Sopir Pusing

1 jam yang lalu 3

Sekitar 600 truk tetap terdampar di provinsi Mendoza, Argentina akibat badai salju menghalangi perlintasan internasional.

Para pengemudi truk menunggu perbatasan nan terblokir salju dibuka kembali di Uspallata, provinsi Mendoza, Argentina, Rabu (22/7/2026). (REUTERS/Maximiliano Rios)

Foto udara menampilkan truk-truk nan terpakir saat para pengemudi truk menunggu perlintasan perbatasan Cristo Redentor antara Argentina dan Chile dibuka kembali setelah hujan salju lebat memaksa penutupannya, di Uspallata, provinsi Mendoza, Argentina, Rabu (22/7/2026). (REUTERS/Maximiliano Rios)

Para pengemudi truk menunggu perbatasan nan terblokir salju dibuka kembali di Uspallata, provinsi Mendoza, Argentina, Rabu (22/7/2026). (REUTERS/Maximiliano Rios)

Sekitar 600 truk tetap terdampar di provinsi Mendoza, Argentina, dekat perbatasan dengan Chile, setelah angin besar salju menghalangi perlintasan internasional Cristo Redentor selama nyaris seminggu. (REUTERS/Maximiliano Rios)

Para pengemudi truk menunggu perbatasan nan terblokir salju dibuka kembali di Uspallata, provinsi Mendoza, Argentina, Rabu (22/7/2026). (REUTERS/Maximiliano Rios)

Diktuip dari Reuters, ratusan truk tersebut terpakir pada area kontrol terpadu, tempat para pengemudi dapat dengan kondusif menunggu pihak berkuasa untuk membuka kembali jalur pegunungan tersebut. (REUTERS/Maximiliano Rios)

Para pengemudi truk menunggu perbatasan nan terblokir salju dibuka kembali di Uspallata, provinsi Mendoza, Argentina, Rabu (22/7/2026). (REUTERS/Maximiliano Rios)

Para pengemudi truk, nan membawa peralatan dari Argentina, Brasil, dan negara-negara lain di area itu, menerima makanan dan air dari Gendarmerie Nasional Argentina dan serikat pengemudi truk saat mereka menunggu. (REUTERS/Maximiliano Rios)

Para pengemudi truk menunggu perbatasan nan terblokir salju dibuka kembali di Uspallata, provinsi Mendoza, Argentina, Rabu (22/7/2026). (REUTERS/Maximiliano Rios)

"Tidak ada nan bisa dilakukan selain menunggu, banyak orang dari Brasil dan Argentina, rekan-rekan saya. Kami hanya kudu tinggal di sini, tidak ada pilihan lain. Kami tenang dan mempunyai banyak keyakinan, dan kami berterima kasih lantaran setidaknya kami mempunyai stasiun layanan, YPF (Yacimientos Petrolíferos Fiscales, perusahaan minyak milik negara Argentina), tempat kami mempunyai air panas. Serikat pengemudi truk mengirimkan makanan kepada kami setiap hari dan membawakan kami air" kata Ricardo Vina, pengemudi truk asal Argentina. (REUTERS/Maximiliano Rios)

Para pengemudi truk menunggu perbatasan nan terblokir salju dibuka kembali di Uspallata, provinsi Mendoza, Argentina, Rabu (22/7/2026). (REUTERS/Maximiliano Rios)

Menurut media lokal, akumulasi ketebalan salju mencapai tiga meter di wilayah tersebut dan memblokir beberapa jalan raya di Mendoza, sebuah provinsi di Pegunungan Andes sekitar 1.100 kilometer (683 mil) dari Buenos Aires. Prakiraan cuaca menyebut salju dan suhu rendah dapat bersambung selama 14 hari lagi. (REUTERS/Maximiliano Rios)

Para pengemudi truk menunggu perbatasan nan terblokir salju dibuka kembali di Uspallata, provinsi Mendoza, Argentina, Rabu (22/7/2026). (REUTERS/Maximiliano Rios)

“Masalahnya adalah angin besar salju di atas sana, lantaran tidak ada nan bisa naik. Sopir dibayar berasas komisi, tergantung berapa banyak mereka bekerja. Ketika kami berhenti, kami tidak dibayar, “saya sudah berada di sini selama dua minggu. Cuaca dingin adalah pengalaman baru bagi saya, dan saya mengalaminya berbareng suami saya” ungkap sopri truk asal Brasil, Liliane Salvador. (REUTERS/Maximiliano Rios)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya