Potret Detik-Detik Rudal AS Bom Situs Militer Iran, Picu Ledakan Besar

1 hari yang lalu 3

Serangan terbaru AS terhadap Iran berjalan sekitar lima jam, nan menurut militer AS menargetkan pusat komando Iran.

Ledakan di letak nan tidak diketahui, selama apa nan dikatakan Komando Pusat AS (CENTCOM) sebagai serangan terhadap Iran, dalam tangkapan layar ini nan diambil dari video nan dirilis pada 20 Juli 2026. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Sebuah ledakan terjadi pada letak nan tidak diketahui, selama apa nan menurut Komando Pusat AS (CENTCOM) adalah serangan terhadap Iran dari gambar nan dirilis pada Senin (20/7/2026). (via REUTERS/U.S. Central Command)

Peralatan militer menjadi sasaran di letak nan tidak diketahui, selama apa nan menurut Komando Pusat AS adalah serangan terhadap Iran, Senin (20/7/2026). (via REUTERS/U.S. Central Command)

Militer As mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan putaran serangan terbaru mereka terhadap Iran, dengan mengatakan bahwa mereka telah menghantam pusat komando militer Iran, letak peluncuran rudal dan drone, keahlian maritim, dan sistem pertahanan udara. (via REUTERS/U.S. Central Command)

Sebuah pesawat militer AS terbang di letak nan tidak diketahui, selama apa nan dikatakan Komando Pusat AS (CENTCOM) sebagai serangan terhadap Iran, dalam tangkapan layar ini nan diambil dari video nan dirilis pada 20 Juli 2026. ( U.S. Central Command/Handout via REUTERS)

Melansir dari Reuters, salah satu rekaman menunjukkan jet lepas landas dari apa nan dikatakan militer sebagai serangan presisi terhadap sasaran militer Iran, termasuk pusat komando, letak pertahanan udara, dan akomodasi pengawasan pantai. ( U.S. Central Command/Handout via REUTERS)

Peralatan militer menjadi sasaran di letak nan tidak diketahui, selama apa nan menurut Komando Pusat AS adalah serangan terhadap Iran, Senin (20/7/2026). (via REUTERS/U.S. Central Command)

Serangan terbaru AS terhadap Iran berjalan sekitar lima jam, menurut militer AS, menandai 10 malam berturut-turut serangan Amerika terhadap Iran.  (via REUTERS/U.S. Central Command)

Peralatan militer menjadi sasaran di letak nan tidak diketahui, selama apa nan menurut Komando Pusat AS adalah serangan terhadap Iran, Senin (20/7/2026). (via REUTERS/U.S. Central Command)

Washington mengatakan pihaknya berupaya untuk "melemahkan keahlian Iran untuk terus menyerang kapal-kapal komersial nan melewati Selat Hormuz." (via REUTERS/U.S. Central Command)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya