Prabowo Bongkar Praktik Mark-up di Pemerintah, Langsung Lakukan Ini

2 jam yang lalu 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya praktik penggelembungan nilai (mark-up) dalam pengadaan peralatan dan jasa di lingkungan pemerintah nan menjadi sumber pemborosan anggaran negara. Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menghentikan praktik tersebut.

Hal ini disampaikan saat menghadiri Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta Convention Center, Kamis (23/7/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan bahwa praktik mark-up dalam shopping pemerintah bukan lagi menjadi rahasia dan sudah diketahui oleh masyarakat luas.

"Saya mau tutup ini asal-asalan dari banyak pihak. Ya, kita kudu introspeksi. Kita sudah tahu, Ibu-Ibu, Bapak-Bapak, walaupun di daerah, Bapak-Bapak, Ibu-Ibu semua sudah tahu apa nan terjadi, iya kan? Benar kan? Setiap pembelian dari lembaga pemerintah selama ini pasti harganya digelembungkan, benar?" kata Prabowo.

Ia menegaskan bahwa besaran penggelembungan nilai tersebut sangat tinggi. Oleh lantaran itu, pemerintah berupaya keras untuk menghentikan praktik tersebut sebagai bagian dari peningkatan efisiensi anggaran.

Adapun menurutnya, upaya efisiensi itu sekarang sudah mulai membuahkan hasil. Prabowo menyebut penghematan nan sukses dilakukan oleh pemerintahannya mencapai lebih dari Rp300 triliun.

"Ibu-Ibu tahu, apa saja, kadang-kadang digelembungkannya gila-gilaan. Ini sedang kita hentikan. Ini nan kita irit dari beberapa bulan pertama pemerintah nan saya pimpin, kita bisa menghemat lebih dari Rp300 triliun," katanya.

Menurut Prabowo, anggaran hasil penghematan tersebut sekarang dialokasikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis, pembangunan 5.000 unit jembatan nan ditargetkan rampung pada akhir 2026, hingga pembaharuan gedung sekolah.

"Sekolah-sekolah roboh, roboh! Sampai akhir tahun kita sudah bakal memperbaiki 67.000 lebih sekolah. Tahun 2027 saya instruksikan kudu lebih, 100.000 sekolah-yang sekian belas tahun tidak disentuh, Saudara-saudara," tuturnya.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya