Prabowo dan Modi Kunjungi Candi Prambanan, Naik Helikopter Bareng

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Sleman, CNBC Indonesia - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Republik India Narendra Modi mengunjungi Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (8/7/2027).

Tiba di Bandar Udara Yogyakarta International Airport, Prabowo berbareng Modi langsung menaiki helikopter menuju Lapangan Udara Adi Sutjipto. Terlihat Modi nan mengenakan busana kurta berwarna oranye disambut langsung Prabowo.

Dari pantauan CNBC Indonesia, helikopter Super Puma nan ditumpangi kedua kepala negara sempat memutari Candi Prambanan sebanyak dua kali. Sesampainya di lokasi, Prabowo dan Modi menyaksikan pagelaran seni tari tradisional Ramayana, mendengarkan pemaparan proyek konservasi warisan bumi UNESCO dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon, hingga meresmikan prasasti dan melakukan sesi foto bersama.

Dalam kesempatan itu nampak datang juga Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Direktur Utama Injourney Maya Watono.

Selain itu, rombongan juga bakal mengunjungi Candi Nandi, menerima penjelasan mengenai sejarah Candi Siwa, serta mengikuti prosesi angan Shinta Pooja di Candi Siwa.

Sebelumnya kedua negara sudah menjalin kesepakatan kerja sama untuk merestorasi Candi Prambanan. Program itu berjudul Indonesia-India Collaborative Cultural Heritage Conservation.

Program ini bakal berfokus pada lebih dari 200 candi perwara di laman kedua kompleks Prambanan dengan lama kerja sama jangka panjang sepanjang tahun 2026 hingga 2036. Pendekatan teknis nan bakal digunakan meliputi survei LiDAR, rekonstruksi digital AI, metode anastilosis, dan pengarsipan digital.

Melalui kerja sama ini, diharapkan tercapai konservasi bentuk situs, pengarsipan ilmiah nan lebih kuat, peningkatan pengelolaan kawasan, penguatan kerja sama budaya, serta transfer skill antara Indonesia dan India.

Fadli menjelaskan revitalisasi bakal dilakukan pada candi-candi mini nan berjulukan perwara. Jumlahnya baru enam nan sudah direvitalisasi dari total sekitar 200-an situs. Untuk itu dia menyambut baik kemauan pihak India untuk merevitalisasi candi Hindu. Meski begitu, dia belum bisa membeberkan nilai support nan diberikan.

"Belum, mereka tetap mau mengkaji. Tapi kita sendiri kan sudah melakukan sejumlah revitalisasi cukup banyak di Candi Plaosan, sejenak lagi Candi Sewu, Candi Mendut ya, dan nan lain-lain," kata Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Selengkapnya