ARTICLE AD BOX
loading...
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok BPMI Setpres
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan bahwa persoalan sampah adalah persoalan berbareng dan kudu diselesaikan sesegera mungkin. Prabowo juga beberapa kali mengatakan penanganan sampah tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama.
Penegasan itu diungkapkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/7/2026). Oleh lantaran itu, sekarang pemerintah memulai pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) salah satunya di Denpasar Raya, Bali.
Dia mengatakan proyek ini menjadi bentuk transformasi pembangunan lingkungan. “Proyek ini bagian dari upaya menghadirkan solusi nan lebih berkepanjangan terhadap persoalan sampah, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya sebagai sumber daya baru nan ramah lingkungan,” kata Qodari.
Baca juga: Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada nan Istimewa di Mata Hukum
“Jika kita tetap membiarkan sampah menumpuk tanpa pengelolaan nan terpadu, maka pada 2028 tempat-tempat penampungan sampah kita bakal lumpuh total lantaran kelebihan kapasitas,” tambahnya.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·