Prabowo Inginkan Bangsa Ini Segera Mandiri

4 hari yang lalu 15
Prabowo Inginkan Bangsa Ini Segera Mandiri Presiden Prabowo Subianto (kiri).(MI/Adang Iskandar)

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak mau menjadi bangsa nan santuy dan berkeinginan bangkit dengan kekuatan sendiri guna mengejar sasaran pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam waktu secepat-cepatnya. Hal itu dikatakannya saat memimpin panen raya berbareng TNI secara serentak di 43 letak di seluruh Indonesia dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).

"Kita tidak mau menjadi bangsa nan santai. Kita bakal buktikan kepada bumi bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri," kata Prabowo sebagaimana dipantau dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden mengatakan pemerintah menyadari rakyat telah terlalu lama mengalami kehidupan nan tidak selayaknya dialami oleh negara besar dan kaya seperti Indonesia. Oleh lantaran itu, Prabowo berkeinginan melakukan nan terbaik untuk mencapai sasaran tertinggi bagi rakyat dan membuktikan kepada bumi bahwa Indonesia tengah bangkit dengan kekuatannya sendiri.

Presiden menegaskan Indonesia pada dasarnya mau berkawan dengan semua negara. Namun dirinya sadar bahwa Indonesia juga kudu tetap kompak dan berasosiasi untuk mengamankan serta mengelola kekayaan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat sendiri.

Prabowo menekankan dirinya tidak bakal menoleransi pihak-pihak nan diberi kepercayaan dan digaji oleh rakyat, tetapi justru menjalankan kebijakan nan merugikan rakyat, termasuk melakukan korupsi.

"kita sadar sekarang bahwa kita kudu kompak, kita kudu bersatu, semua unsur. Terutama mereka nan dipilih rakyat, terutama mereka nan digaji oleh rakyat, terutama mereka dalam pemerintahan, dalam birokrasi, dalam BUMN-BUMN," ucap Prabowo.

"Kita tidak mau toleransi kepada mereka nan dipercaya oleh rakyat, nan digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan-kebijakan nan merugikan rakyat," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengapresiasi kerja keras para menteri, ketua lembaga, TNI, dan Polri dalam mengejar beragam sasaran pemerintah.

Prabowo menyebut banyak pejabat tinggi negara nan mengalami kelelahan hingga kudu menjalani perawatan lantaran intensitas pekerjaan nan tinggi. Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan panen raya terintegrasi nan digelar serentak di 43 titik menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi urusan Kementerian Pertanian, melainkan telah menjadi aktivitas nasional nan melibatkan seluruh kekuatan bangsa.

Presiden mengucapkan selamat atas penyelenggaraan panen raya tersebut dan mengapresiasi semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong dari seluruh komponen bangsa. "Saya sangat menghargai semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong dari seluruh komponen bangsa," kata Prabowo.

Presiden juga menyinggung panen raya jagung berbareng Polri nan digelar pada 16 Mei 2026 lalu. Adapun panen raya kali ini meliputi beragam komoditas, seperti tebu, kedelai, dan padi.

Menurutnya, keterlibatan TNI dan Polri dalam aktivitas tersebut menunjukkan bahwa kedua lembaga itu tidak hanya berkedudukan sebagai penjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian nan tidak terpisahkan dari rakyat.

"TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri kudu selalu berbareng rakyat, di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri. Selama ada rakyat nan hidupnya susah, itu adalah tanggungjawab semua komponen untuk bersatu, bahu-membahu, membikin langkah-langkah nan besar, langkah-langkah nan nyata untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat itu," tegasnya. (Ant/P-3)

Selengkapnya