Prabowo Terima Artefak Budaya dari FBI

3 jam yang lalu 7
Prabowo Terima Artefak Budaya dari FBI Prabowo Terima Artefak Budaya dari FBI(Kris - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Rabu (22/7). 

Pertemuan itu disebut menjadi langkah krusial dalam mempererat kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, terutama mengenai upaya pemulangan artefak budaya Indonesia nan sebelumnya diselundupkan secara terlarangan ke luar negeri.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, selain menggelar pertemuan resmi, Kash Patel turut menyerahkan langsung sejumlah artefak budaya Indonesia kepada Prabowo. 

Penyerahan tersebut merupakan bagian dari kerjasama repatriasi artefak antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan dan FBI.

"Di samping tentu saja ada pembicaraan sebagai teman, dan juga secara ofisial beliau juga membawakan artefak budaya nan merupakan kerja sama dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan dengan FBI, ialah pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, nan diselundupkan ke Amerika Serikat secara terlarangan dan setelah dilakukan satu *provenance research* alias asal-usul, maka benda-benda itu kemudian dikembalikan dan dibawa langsung oleh Bapak Kash Patel kepada Pak Presiden Prabowo Subianto," ujar Fadli seperti dikutip pada Kamis (23/7). 

Fadli mengungkapkan, artefak nan sukses dipulangkan berasal dari Papua, ialah warisan budaya milik masyarakat suku Dani, suku Asmat, dan suku Danau di area Danau Sentani. Ia menilai benda-benda tersebut mempunyai makna krusial lantaran menyimpan nilai sejarah sekaligus budaya nan tinggi bagi Indonesia.

"Saya kira ini merupakan benda-benda nan sangat berbobot lantaran proses repatriasi ini merupakan upaya kita untuk memulihkan kedaulatan budaya kita," lanjutnya.

Menurut Fadli, kerja sama Indonesia dengan FBI dalam pemulangan barang budaya bukanlah nan pertama. Selama ini, FBI telah beberapa kali membantu mengembalikan beragam artefak Indonesia nan dicuri, mulai dari arca-arca perunggu hingga benda-benda berhistoris dari sejumlah situs budaya.

"Kita harapkan kerja sama dengan FBI terutama mengenai dengan repatriasi, restitusi benda-benda budaya ini ke depannya bakal semakin kuat, didukung juga oleh Sekneg dan juga Kementerian Luar Negeri," tutur Fadli.

Ia menambahkan, pengembalian artefak budaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memulihkan kedaulatan budaya nasional sekaligus memperkaya pemahaman masyarakat mengenai warisan sejarah bangsa. Nantinya, seluruh artefak bakal dipamerkan di Museum Nasional agar dapat disaksikan dan dipelajari oleh masyarakat.

"Saya kira ini adalah bagian dari upaya untuk mengembalikan kedaulatan budaya kita untuk menyempurnakan pengetahuan budaya, dan kita tentu bakal ekshibit ini, bakal mempamerkan ini di Museum Nasional," pungkas Fadli. (P-4)

Selengkapnya