Presiden Prabowo Ingatkan Perwira TNI Jangan jadi 'Jenderal Salon'

53 menit yang lalu 3
Presiden Prabowo Ingatkan Perwira TNI Jangan jadi 'Jenderal Salon' Presiden Prabowo Subianto di Batang, Jawa Tengah.(Dok. Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan teguran keras sekaligus pengarahan kepada para perwira tinggi TNI agar tidak menjadi "jenderal salon". Presiden menekankan pentingnya bagi para pemimpin militer untuk selalu siap terjun langsung ke lapangan, terutama dalam memastikan kebersihan dan keasrian lingkungan di wilayah tugas masing-masing.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri aktivitas Akad Massal KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). Dalam arahannya, dia menegaskan bahwa seorang panglima maupun jenderal tidak boleh hanya terpaku pada kenyamanan kantor.

"Panglima-panglima, jenderal-jenderal jangan jadi jenderal salon, maunya bersih. Sekali-sekali jenderal sepatunya kudu kotor, jika perlu celananya kudu kotor sampai ke dengkul," ujar Prabowo.

Meski meminta para perwira untuk tidak ragu berkotor-kotoran di lapangan, Presiden sempat menyelipkan candaan agar para pejabat tetap menjaga kerapian saat menjalankan agenda protokoler. "Tapi jangan jika menghadap Presiden dikotorin sepatunya," ucapnya nan disambut tawa hadirin.

Instruksi Satu Jam Pantau Lingkungan

Lebih lanjut, Kepala Negara meminta jejeran TNI, Polri, hingga kepala wilayah untuk meluangkan waktu setidaknya satu jam setiap hari guna memantau kondisi lingkungan. Menurutnya, keterlibatan aktif dari Gubernur, Bupati, Wali Kota, hingga level Kapolsek dan Danramil sangat krusial untuk memastikan prasarana publik seperti sungai dan saluran air tetap bersih.

Presiden menilai bahwa kualitas kepemimpinan nan baik diukur dari keberadaan mereka di garis depan berbareng masyarakat. Dengan turun langsung, pemimpin dapat memandang realita di lapangan secara jeli dan mengambil langkah taktis nan diperlukan tanpa hanya menunggu laporan.

Ketegasan Terhadap Pelanggar Kebersihan

Selain petunjuk kepada aparat, Prabowo juga meminta para kepala wilayah untuk bersikap tegas terhadap masyarakat maupun pelaku upaya nan mengabaikan kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal alias letak upaya mereka.

Ia menekankan bahwa langkah persuasif berupa teguran kudu tetap dikedepankan. Namun, jika teguran tersebut terus diabaikan, Presiden menginstruksikan adanya penegakan patokan nan tegas melalui kerja sama tim campuran dari unsur penegak hukum.

Arahan ini mempertegas visi kepemimpinan Presiden Prabowo nan menekankan pada tindakan nyata di lapangan dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga ekologi daerah. (Ant/H-3)

Selengkapnya