Presiden Pranowo Saksikan Akad Massal KPR 62.000 Rumah Subsidi di Batang

1 jam yang lalu 6
Presiden Pranowo Saksikan Akad Massal KPR 62.000 Rumah Subsidi di Batang Presiden Prabowo Subianto menaiki buggy car untuk mengecek langsung rumah kondisi beberapa rumah subsidi nan telah dihuni.(MI/Akhmad Safuan )

PRESIDEN Prabowo Subianto hadiri aktivitas janji massal KPR 62.000 rumah subsidi nan digelar serentak di beragam wilayah Indonesia. Dalam aktivitas itu nan digelar di Batang, Jawa Tengah, Presiden langsung melakukan pengecekan rumah subsidi nan telah dihuni. 

Pemantauan Media Indonesia, Kamis (30/7) setelah merasmikan revitalisasi Stasiun Tawang Semarang, Presiden Prabowo Subianto langsung melanjutkan agenda kegiatannya di Kabupaten Batang dengan menjajal KA Nusantara Explorer, kereta terbaru nan dikembangkan PT Kereta Api Indonesia (KAI). 

Sampai di letak aktivitas janji massal KPR 62.000 rumah subsidi nan digelar serentak di beragam wilayah Indonesia di Puri Delta City Side berada di  Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Prabowo langsung mengecek kondisi beberapa rumah subsidi nan telah dihuni milik Rosmini (pedagang sembako) dan Rahma Yuliani (srorang satpam). 

Didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Presiden Prabowo menaiki buggy car selanjutnya menuju letak janji massal KPR 62.000 rumah subsidi nan digelar di Puri Delta City Side berada di Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang tersebut. 

Setelah beradaptasi di letak acara, Presiden mengawali prosesnya dengan penyerahan kunci bagi para penerima faedah program KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada sejumlah perwakilan masyarakat penerima support yaituDwi Suryanto (pelaku upaya bengkel), Jofam Firdaus (pengemudi ojek daring), Nilam Cahya Ayuku Sumawati (buruh) dan Nur Suciana (guru TK). 

Penyerahan kunci ini, sebagai  komitmen pemerintah dalam menyediakan akses kediaman layak bagi masyarakat, dimana sebelumnya Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan janji massal 62.000 rumah subsidi itu merupakan bagian dari program 3 juta rumah untuk memperluas akses kepemilikan rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Akad massal digelar hybrid melibatkan 62.000 debitur, terdiri atas 200 debitur nan datang langsung di Batam dan 61.800 debitur mengikuti secara daring dari 36 provinsi,” kata Prasetyo Hadi. 

Melanjutkan aktivitas janji massal di Batang pada siang ini, lanjut Prasetyo Hari, merupakan rangkaian ketiga dari janji massal KPR FLPP nan sebelumnya telah digelar di Cileungsi pada 29 September 2025 dan di Serang pada 20 Desember 2025 lalu. 

“Kegiatan janji massal menjadi penanda bahwa rumah-rumah nan dibangun telah siap dimiliki dan dihuni masyarakat,” tambahnya. 

Menurut Prasetyo Hadi, selain itu menyinggung  realisasi penyaluran angsuran perumahan skema akomodasi likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), per Juli 2026 ini jumlah penerima mencapai 107.410 orang dari kategori MBR dengan tingkat keterhunian 93,35%. (AS/E-4) 

Selengkapnya