Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kebijakan pemerintah menempatkan saldo anggaran lebih (SAL) di bank Himbara dapat memberikan akibat signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Bahkan, dia tidak segan untuk kembali melakukan injeksi SAL di bank Himbara dalam waktu dekat.
Dengan demikian, total penempatan biaya SAL pemerintah di bank Himbara telah mencapai sekitar Rp 400 triliun. Total biaya tersebut meningkat hingga Rp 400 triliun setelah penambahan berjenjang dari Rp170 triliun, ditingkatkan jadi Rp200 triliun. Kemudian, kembali ditambah masing-masing Rp100 triliun.
Purbaya percaya dengan penempatan biaya pemerintah tersebut bakal memberikan akibat positif bagi perekonomian. Bahkan, dia percaya penjualan kendaraan dapat kembali meningkat setelah sebelumnya melambat pada akhir April 2026.
"Dua minggu lampau saya injeksi nan Rp 400 triliun. Harusnya sekarang sih demand untuk mobil dan motor," papar Purbaya dalam aktivitas GIIAS 2026, di BSD, Selasa (4/8/2026).
Jika kurang, kata Purbaya, dia siap untuk menambah simpanan pemerintah lagi. Bahkan, dia berani menambah segera.
"Kalau tetap kurang, besok, hari ini saya tambah sampai jumlahnya cukup di perekonomian," tegasnya.
Menurut Purbaya, ini adalah corak kebijakan moneter nan didorong oleh fiskal. Ini bukan kebijakan nan terlarang alias menyalahi patokan dan Purbaya menegaskan dirinya melakukan ini untuk kepentingan Indonesia.
"Jadi bapak-bapak gak usah cemas jadi selama saya Menteri Keuangan, saya bakal jaga terus kondisi likuiditas sistem perekonomian untuk menjaga demand kita," tegasnya.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

50 menit yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·