Purbaya Tiba-Tiba Tagih Realisasi Janji Investasi Hyundai di RI

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menagih janji ke salah satu perusahaan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai. Adapun, dia mempertanyakan jumlah kendaraan listrik Hyundai nan sudah produksi di Indonesia.

Hyundai telah merealisasikan janjinya untuk memproduksi mobil listrik secara lokal di Indonesia melalui pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Cikarang, Bekasi. Pabrik ini memproduksi Hyundai IONIQ 5 dan KONA Electric.

"Adakah nan dari Hyundai? Hyundai ya? Anda sudah bikin EV berapa di sini? Berapa persen? Dulu katanya waktu invest, janji mau bikin pabrik EV-nya. Udah berapa persen sekarang?," tanya Purbaya dalam sambutan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Selasa (4/8/2026).

Purbaya mengungkapkan dirinya tahu Hyundai pernah datang ke Indonesia dan berjanji bakal membikin pabrik. Janji tersebut disambut baik pemerintah. Pemerintah pun memberikan support penuh kepada Hyundai.

Salah satu support nan diberikan, kata Purbaya, adalah Hyundai perizinan hingga impor barang. Dengan kemudahan ini, pemerintah berambisi Hyundai dapat melakukan ground breaking hanya dalam waktu 4 bulan saja. Purbaya berambisi produsen kendaraan asal Korea Selatan ini bisa merealisasikan janjinya.

Dalam kesempatan ini, Purbaya juga membujuk produsen kendaraan asal Jepang, Toyota, untuk memindahkan pabrik utama mereka di Asia Tenggara dari Thailand ke Indonesia.

Dia pun berjanji bakal memberikan semua jenis insentif nan dimiliki pemerintah jika Toyota bisa merealisasikan perihal ini.

"Kita bakal dukung Toyota juga, tapi bawa manufaktur utama Anda dari Thailand ke Indonesia. Kalau Anda mau, saya bakal kasih insentif banyak. I'll give you every incentive that you want," tegasnya.

Purbaya mengakui pemindahan tidak mudah, tetapi tidak salah jika pemerintah berupaya mengundang investasi besar. Purbaya memandang Indonesia layak menjadi pedoman produksi utama Toyota di Asia Tenggara lantaran merupakan negara dengan populasi terbesar di kawasan.

Dia menduga keputusan Toyota di masa lampau menjadikan Thailand sebagai pedoman produksi utama di Asia Tenggara dipengaruhi lantaran minimnya insentif maupun suasana investasi di Indonesia. Dia menjamin perihal itu tidak bakal terjadi lagi di masa pemerintahan sekarang.

Purbaya memastikan pemerintah bakal meningkatkan suasana investasi di dalam negeri bagi penanammodal asing.

"Kami bakal tingkatkan secara serius sekarang. Kami bakal sediakan insentif nan cukup untuk mereka memindahkan akomodasi produksi utama dari Thailand ke Indonesia," tegas Purbaya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya