Raksasa! China Produksi 30 Juta Komponen Otomotif Setahun-RI Bisa Apa?

4 hari yang lalu 9

Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan industri komponen otomotif nasional tidak hanya datang dari sesama produsen regional. Pelaku industri mengakui tantangan terbesar saat ini berasal dari China nan mempunyai kapabilitas produksi jauh lebih besar sehingga bisa menawarkan nilai lebih kompetitif.

Perbedaan skala produksi menjadi aspek utama nan membikin nilai komponen asal China susah disaingi. Kondisi tersebut turut memengaruhi daya saing industri komponen Indonesia, baik di pasar domestik maupun ekspor.

"Kalau komponen otomotif, kita kudu bersaing dengan China. Mereka memproduksi mobil sekitar 30 juta unit, sedangkan Indonesia kapabilitas produksinya sekitar 1,3 juta unit. Karena volumenya sangat besar, nilai komponennya menjadi sangat kompetitif. Itu nan kudu kita hadapi," kata Sekretaris Jenderal GIAMM Rachmad Basuki kepada CNBC Indonesia, Jumat (17/7/2026).

Produk komponen Indonesia sebenarnya telah diterima di beragam negara. Namun pasar China tetap menjadi tantangan lantaran kejuaraan nilai berjalan sangat ketat.

"Kita bisa ekspor ke Amerika, Jepang dan negara lain. Tetapi ke China memang susah lantaran persaingan harga. Di sisi lain, banyak juga produk-produk China nan masuk ke Indonesia dengan nilai murah, bukan hanya otomotif tetapi beragam produk lainnya," ujarnya.

Rachmad menilai daya saing industri China layak dipelajari sebagai referensi pengembangan industri nasional. Menurutnya, kombinasi nilai nan kompetitif dan kualitas produk menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka di pasar global.

"Yang perlu kita pelajari gimana mereka bisa menghasilkan produk nan murah, kualitasnya bagus, lampau bisa diekspor ke banyak negara. Itu sebenarnya nan mau kita tiru," katanya.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya