Ratusan Pedagang Taman Puring Pertanyakan Kepastian Revitalisasi

51 menit yang lalu 2
Ratusan Pedagang Taman Puring Pertanyakan Kepastian Revitalisasi Pedagang Pasar Taman Puring menagih janji revitalisasi Gubernur DKI Jakarta.(Dok. Antara)

KOORDINATOR pedagang di Taman Puring, Jakarta Selatan, menagih janji Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk segera melakukan revitalisasi pasar. Tuntutan ini mencuat tepat setahun setelah area tersebut dilanda kebakaran dahsyat pada Juli 2025 lalu.

Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring, Asmun, menyatakan bahwa para pedagang tetap memegang teguh komitmen Gubernur nan berjanji bakal membangun kembali pasar seperti semula. Namun, hingga saat ini, kejelasan mengenai proyek revitalisasi tersebut belum kunjung diterima oleh para pedagang.

"Bahwa janji Pak Gubernur bakal membangun pasar kembali seperti awal statement Pak Gubernur itu, kami tetap menunggu dan berharap," ujar Asmun dilansir dari Antara, Selasa (4/8).

Kekhawatiran pedagang meningkat setelah sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov DKI melakukan peninjauan di lokasi. Alih-alih membawa berita mengenai pembangunan pasar, peninjauan tersebut justru mengenai dengan rencana pembangunan Taman Difabel di area tersebut.

Asmun menyebutkan, munculnya wacana pembangunan taman membikin para pedagang bingung. "Setelah kami kebakaran lenyap semuanya, tiba-tiba ada statement lain selain pembangunan pasar kembali, terutama untuk dibangun taman. Harapan kami tetap menunggu janji Pak Gubernur," tegasnya.

Kondisi ekonomi para pedagang dilaporkan kian memprihatinkan. Saat ini, hanya tersisa sekitar 180 hingga 200 pedagang nan tetap aktif memperkuat di letak jejak kebakaran. Padahal, sebelum kejadian 28 Juli 2025, Pasar Taman Puring dihuni oleh lebih dari 500 pedagang.

Penurunan pendapatan menjadi argumen utama banyaknya pedagang nan memilih pindah. Saat ini, rata-rata pendapatan pedagang nan memperkuat hanya berkisar Rp200 ribu per hari dengan kondisi nan tidak menentu. Angka ini merosot tajam dibandingkan penghasilan mereka sebelum pasar terbakar.

Para pedagang berambisi Pemprov DKI segera membuka ruang sosialisasi langsung untuk memberikan kepastian nasib mereka. Bagi mereka, Pasar Taman Puring bukan sekadar tempat usaha, melainkan bagian krusial dari urat nadi ekonomi Kota Jakarta. (Ant/Z-10)

Selengkapnya