RBFA Kaget Balogun Masih Bisa Main di AS vs Belgia usai Kartu Merah

22 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) mengaku terkejut dengan keputusan FIFA yang menyatakan striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, bisa bermain pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

AS vs Belgia bakal tersaji pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Seattle pada Selasa (7/7) waktu Indonesia.

AS lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 di babak 32 besar, sedangkan Belgia menang dramatis 3-2 atas Senegal lewat babak tambahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat AS mengalahkan Bosnia, Folarin Balogun mendapat kartu merah lantaran ribut dengan bek Bosnia, Tarek Muharemovic, pada menit ke-64.

Tiga hari setelah balasan itu diberikan, FIFA melalui Komite Disiplin mencabut hukuman untuk Balogun setelah didesak White House. Keputusan itu membikin kubu Belgia kecewa.

"Pasal 66.4 dari Kode Disiplin FIFA nan sama dengan jelas menyatakan jika kartu merah [pengusiran] secara otomatis mengakibatkan skorsing untuk pertandingan tim berikutnya, sebagaimana telah terjadi pada semua kartu merah sebelumnya nan dikeluarkan selama Piala Dunia FIFA ini," tulis RBFA.

[Gambas:Instagram]

Menurut RBFA, pencabutan balasan Balogun bertentangan dengan patokan nan dimiliki FIFA sendiri, khususnya pada Peraturan Kompetisi Piala Dunia FIFA 2026 dalam Pasal 10.5.

"Jika seorang pemain alias ofisial tim dikeluarkan dari lapangan akibat kartu merah langsung alias tidak langsung [peringatan kedua], mereka bakal otomatis diskors dari pertandingan tim mereka berikutnya. Selain itu, hukuman lebih lanjut dapat dikenakan."

Banner Gempita Bola 2026

Belgia kemudian membeberkan sejumlah ketentuan mengenai peraturan kejuaraan Piala Dunia 2026 nan menyangkut larangan untuk pemain, salah satunya Surat Edaran Piala Dunia 2026 nomor 16 nan diberikan kepada peserta Piala Dunia 2026 pada 12 Mei.

Aturan nan sama diulangi dalam setiap Pertemuan Koordinasi Pertandingan Piala Dunia 2026 setiap sebelum pertandingan. Peraturan itu juga disertakan dalam setiap presentasi lokakarya Piala Dunia 2026.

"Untuk melindungi hak-hak sah semua tim nan berperan-serta dan untuk menjaga prinsip-prinsip dasar fair play dalam olahraga kita, baik di Piala Dunia ini maupun di jenis turnamen mendatang, RBFA sedang menyelidiki semua opsi nan mungkin," kata RBFA.

[Gambas:Video CNN]

(sry/nva)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya